Berita Tarakan Terkini

2023 DLH Tarakan Targetkan TPA Juata Kerikil Beroperasi, Hake Babu Bakal jadi Ruang Terbuka Publik

Target TPA Baru Juata Kerikil beroperasi tahun depan, Hake Babu bakal direvitalisasi jadi ruang terbuka publik: Nanti tidak diolah di sana lagi.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Lokasi TPA Hake Babu bakal direlokasi ke TPA Juata Kerikil dan akan berubah fungsi jadi ruang terbuka public. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Saat ini Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) baru berlokasi di Kelurahan Juata Kerikil ditarget sudah bisa beroperasi dimulai di tahun 2023 mendatang.

Saat ini prosesnya masih di tahap perencanaan pembangunan menjadi sanitary landfill. Luasannya sendiri berkisar 6 hektare (Ha) memiliki daya tampung 10 tahun.

“Sebenarnya total 50 Ha ditarget bisa dibangun,” ujar Hariyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan.

Lokasinya sendiri masuk kategori hutan lindung dan jauh dari permukiman penduduk dan masuk dalam RTRW dan difungsikan untuk pembuangan sampah.

Baca juga: Juli hingga Agustus 2022, Ada 824 Orang Pencari Kerja di Tarakan, Didominasi Lulusan SLTA & Sarjana

Kepala DLH Kota Tarakan, Hariyanto
Kepala DLH Kota Tarakan, Hariyanto (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

“Sesuai peruntukannya. Nanti namanya bisa jadi TPAS Juata Kerikil,” ujarnya.

Ia melanjutkan, persoalan lahan yang masih menjadi kendala diakuinya sudah clear. Karena semua sudah memiliki alas hak.

“Yang jelas alas hak ada dua. Sertifikat dan peta bidang. Peran BPN nanti di sini. InsyaAllah tahun ini lahannya yang bertahun-tahun itu, kemarin 21 Ha sudah bebas,” ujarnya.

Ia melanjutkan, selanjutnya, jika sudah beroperasi nantinya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Hake Babu akan direlokasi ke Juata Kerikil.

Adapun lokasi TPA Hake Babu yang saat ini digunakan sebagai tempat pemrosesan akhir dari sampah masyarakat nantinya akan direvitalisasi.

“Nanti tidak diolah di sana lagi,” ujarnya.

Kabid Pengolahan Sampah DLH Tarakan Edhy Pujianto menjelaskan untuk TPA Hake Babu nantinya akan direvitalisasi dan didesain untuk menjadi ruang terbuka publik.

Baca juga: Berlayar Siang, Ini Jadwal dan Tarif Kapal Feri Rute Tana Tidung-Tarakan Selasa 27 September 2022

“Peruntukannya bukan lagi TPA. Kalau sampahnya nanti kalau organic kan terurai. Kalau yang sampah non organic nanti akan didesain perencanannya akan dikelola sedemikian rupa sehingga sesuai menjadi ruang terbuka publik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan TPA dan TPS berbeda definisi. TPA itu adalah Tempat Pemrosesan Akhir sementara TPS adalah Tempat Penampungan Sementara.

“Bukan tempat pembuangan sampah. Transfer depo beda lagi, hanya menjadi lokasi transfer sampah. Kalau TPS3R itu Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip 3R. Jadi beda terminologi. Ini perlu jadi edukasi ke masyarakat,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved