Berita Tana Tidung Terkini

PKK Kabupaten Tana Tidung Target Prevalensi Stunting 2024 Jadi 5 Persen, Fokus di Kecamatan Betayau

Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung Vamelia Ibrahim menargetkan, tahun 2024 mendatang prevalensi stunting turun menjadi 5 persen.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim targetkan 2024 prevalensi stunting di Tana Tidung turun jadi 5 persen. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Angka stunting di Kabupaten Tana Tidung berada di posisi terbawah se-Kalimantan Utara.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim mengatakan, data tersebut berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI)

"Pada saat sekarang menurut SSGI, kita (KTT) paling terbawah, di nomor lima untuk kasus stuntingnya," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Bupati Ibrahim Ali Minta Percepatan Penurunan Angka Stunting di Tana Tidung, Begini Alasannya

Meski demikian, hal tersebut tak melunturkan semangatnya untuk menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Tana Tidung.

Dia menargetkan, di tahun 2024 mendatang prevalensi stunting di Kabupaten Tana Tidung turun menjadi 5 persen.

Baca juga: Oktober Dijadwalkan Tahap Keempat Pencairan PKH di Tarakan, Bantuan Ini Bisa Atasi Masalah Stunting

"Prevalensinya kalau tidak salah kan 10,45 persen. Nah, saya inginnya sih minimal di 2024 jadi 5 persen," katanya

Dia menambahkan, saat ini PKK Tana Tidung fokus pada penanganan stunting di Kecamatan Betayau.

ILUSTRASI - Stunting di Kalimantan Utara. (Kolase TribunKaltara.com / kemkes.go.id)
ILUSTRASI - Stunting di Kalimantan Utara. (Kolase TribunKaltara.com / kemkes.go.id) (Kolase TribunKaltara.com / kemkes.go.id)

Mengingat, dari lima kecamatan, Betayau merupakan kecamatan yang angka stuntingnya terbesar di Kabupaten Tana Tidung, yakni 28 Balita.

Sementara wilayah terkecil dengan kasus stunting berada di Kecamatan Sesayap Hilir, sebanyak tiga Balita. Kemudian Kecamatan Sesayap, berjumlah lima Balita.

Baca juga: Pemprov Kaltara Berikan Atensi Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Sedangkan Kecamatan Muruk Rian dan Tana Lia, masing-masing berjumlah 12 Balita.

"Nah, fokus saya ini adalah Kecamatan Betayau, karena di KTT ini lokus stuntingnya di Betayau," terangnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Risnawati

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved