Berita Kaltara Terkini

Atasi Inflasi Wagub Kaltara Yansen Ajak Masyarakat Produksi Bahan Pangan: Tanam Lombok

Angka inflasi di Tanjung Selor Kaltara itu cukup tinggi hingga menyentuh 7,4 persen dan bertengger di peringkat 10 besar nasional.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Angka Inflasi di Kota Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara sempat menjadi sorotan.

Pasalnya angka inflasi di Ibu Kota Kaltara itu cukup tinggi hingga menyentuh 7,4 persen dan bertengger di peringkat 10 besar nasional.

Sejumlah langkah pun dilakukan oleh Pemprov Kaltara agar angka inflasi dapat ditekan dan dikendalikan. Seperti halnya menyiapkan program bantalan sosial di mana dananya diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 2 persen.

Baca juga: Keseimbangan Ekonomi Usai Kenaikan Harga BBM, Bupati Malinau Beber Strategi Daerah Tekan Inflasi

Tak hanya menyiapkan program bantalan sosial, Pemprov Kaltara juga mengajak masyarakat lebih aktif memproduksi bahan pangan. Hal itu diungkapkan oleh Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan, Rabu (28/9/2022).

"Kita mendorong masyarakat berproduksi palawija seperti lombok dan seterusnya," kata Yansen Tipa Padan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Perubahan APBD Malinau, Jaga Stabilitas Ekonomi Hingga Antisipasi Gelombang Inflasi

Menurut Yansen, masyarakat Kaltara harus mampu memproduksi kebutuhan pangan secara mandiri sehingga tak lagi bergantung pada daerah lain untuk pemenuhan komoditas kebutuhan pokok.

Mantan Bupati Malinau ini menegaskan, sumber daya alam Kaltara sangat mendukung untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Ilustrasi perkebunan tanaman cabai di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara
Ilustrasi perkebunan tanaman cabai di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Rahmat)

"Kita ingin masyarakat aktif menyediakan bahan pokok, jangan kita terus bergantung pada luar," ujarnya.

"Jadi kita harus aktif berproduksi, karena lahan kita cukup baik, segala sesuatu bisa ditanam oleh masyarakat," sambungnya.

Baca juga: Tanam 10.000 Bibit Cabai untuk Kendalikan Inflasi di Kalimantan Utara

Karena itu dirinya pun berharap gairah masyarakat dalam berproduksi seperti menanam tanaman palawija bisa ditingkatkan.

"Jadi masyarakat harus semangat berproduksi harus greget berproduksi," harapnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved