Berita Daerah Terkini

Ibu Rumah Tangga Penjual Sabu dan Pembeli Diamankan Polsek Balikpapan Utara, Ngaku Pertamakali

Penangkapan ibu rumah tangga berinisial JU (56) ini bermula dari pria berinisial ID (44) sebagai pembeli kepada anggota Polsek Balikpapan Utara.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO.ID/ DWI ARDIANTO
Polsek Balikpapan Utara meringkus pembeli sekaligus penjual narkotika jenis sabu berinisial ID dan JU dengan barang bukti sabu seberat 0,37 gram dan uang tunai sejumlah Rp 200 ribu 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN – Seorang ibu rumah tangga yang ngaku pertamakalinya berjualan sabu diamankan Polsek Balikpapan Utara. Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Penangkapan ibu rumah tangga berinisial JU (56) ini bermula dari pria berinisial ID (44) sebagai pembeli.

ID membeli sabu di rumah JU di Jalan Batu Butok, Muara Rapak, Balikpapan Utara.

Baca juga: Diduga Ikut Edarkan Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Tarakan Dibekuk Personel Satreskoba

Akhirnya ID  kedapatan menggenggam sabu seberat 0,37 gram dan ditangkap oleh anggota Polsek Balikpapan Utara

ID mengaku membeli sabu dari JU. Lalu polisi Polsek Balikpapan Utara mencari keberadan JU dan diamankan.

Ketika dimintai keterangan JU mengakui bahwa dirinya lah yang menjual barang haram tersebut kepada ID dengan harga Rp 200 ribu.

Baca juga: Beli Narkoba Jutaan Rupiah, Pria di Nunukan Ini Digrebek Polisi Saat Ingin Konsumsi Sabu di Rumah

Keduanya pun  lantas digiring menuju Kapolsek Balikpapan Utara. 

Kapolsek Balikpapan Utara melalui Panit I Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Ipda Joko Yawiono mengatakan, keduanya baru pertamakali menjual dan membeli sabu. 

Polsek Balikpapan Utara meringkus pembeli sekaligus penjual narkotika jenis sabu berinisial ID dan JU dengan barang bukti sabu seberat 0,37 gram dan uang tunai sejumlah Rp 200 ribu
Polsek Balikpapan Utara meringkus pembeli sekaligus penjual narkotika jenis sabu berinisial ID dan JU dengan barang bukti sabu seberat 0,37 gram dan uang tunai sejumlah Rp 200 ribu (TRIBUNKALTIM.CO.ID/ DWI ARDIANTO)

"Kalau engakuannya sementara baru kali ini. Jadi untuk sementara keduanya orang baru," ucap Joko.

Pihaknya sendiri masih mendalami asal barang haram yang dimiliki JU. Namun kepolisian telah melayangkan ancaman bagi kedua tersangka.

Baca juga: Hasil Pengungkapan Juli-September 2022, Polda Kaltara Musnahkan 3,47 Kg Sabu dan 6.642 Butir Ekstasi

Yakni, Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kata Joko, ancamannya berupa pidana penjara di atas lima tahun.

 

 

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved