Berita Daerah Terkini

Miliki 100 Butir Pil Obat Keras, Dua Pemuda di Kecamatan Kuaro Ditangkap Polres Paser

Dua pemuda asal Kuaro, Kabupaten Paser diamankan petugas Satresnarkoba Polres Paser karena ketahuan memiliki obat keras yaitu  pil Yorindo 100 butir.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO/ HO- POLRES Paser
Terduga pelaku kasus peredaran gelap obat keras jenis Yorindo yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Paser. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA PASER - Dua pemuda asal Kuaro diamankan Satresnarkoba Polres Paser karena ketahuan memiliki obat keras yaitu  pil Yorindo 100 butir.

Kedua pria ini masing-masing M. Rizki (22) dan M. Rafli (22) merupakan warga Kecamatan Kuaro,

Keduanya ditangkap di ebuah rumah di Perum Korpri Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Baca juga: Pernah Antar 2 Ribu Butir Pil Ekstasi Hingga Edarkan Narkoba, AKP Edi Nurdin Dipecat dari Polri

Kasat Resnarkoba Polres Paser, AKP Yulianto Eka Wibawa, saat diamankan dari dua pelaku ini ditemukan barang bukti tak hanya 100 butir pil putih berbentuk bulat pipih berlogo Y, namun juga  plastik warna putih bening, 1 buah kotak rokok, dan 1 unit handphone.

AKP Yulianto Eka Wibawa menceritakan kronologis penangkapan kedua pelaku ini bermula pada Senin (26/9/2022) Satresnarkoba Polres Paser mendapat Informasi dari masyarakat sekira pukul 08:00 Wita bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi obat keras.

Baca juga: Penyelundup 75 Kilogram Sabu dan 34.000 Pil Ekstasi di Makassar Divonis Hukuman Mati

"Atas informasi tersebut, anggota kemudian langsung menuju TKP dan mengamankan 3 pemuda yaitu Rama, Rafli, dan Dava yang dicurigai hendak melakukan transaksi jual beli obat keras," ujarnya Yulianto.

Pihak kepolisian kemudian bergegas melakukan penggeledahan badan terhadap ketiga pemuda tersebut dan tempat lainnya.

Peredaran gelap obat keras jenis Yorindo yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Paser.
Peredaran gelap obat keras jenis Yorindo yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Paser. (TRIBUNKALTIM.CO/ HO-POLRES PASER)

"Ada 100 butir pil Yorindo yang kita temukan di tangan Dava, saat ditanya asal obat tersebut Ia mengaku mendapat obat keras itu dari Rama sebanyak 95 butir dan dari Rafli 5 butir," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, terlapor beserta barang bukti yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Paser untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: BNNP Kaltara Kembali Musnahkan 2,8 Kilogram Sabu dan 19 Pil Ekstasi yang Gagal ke Sulawesi

Kedua pelaku ini diduga melanggar tindak pidana tanpa hak memproduksi maupun mengedarkan sediaan farmasi, atau alat kesehatan yang tidak memiliki perizinan berusaha.

"Hal itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan yang dirubah dengan UU RI nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja atau pasal 196 UU RI nomir 36 Tahun 2009 tentang kesehatan," ungkapnya.  (*)

 

(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved