Berita Tarakan Terkini

Taman di Tarakan jadi Ruang Terbuka Publik Ramai Dikunjungi, Perlahan dan Bertahap Lakukan Penataan

Taman di Tarakan jadi ruang terbuka publik ramai dikunjungi, perlahan dan bertahap lakukan penataan: Dulu gelap gulita & sekarang sudah dterangi lampu

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Taman Berkampung di Kelurahan Kampung Empat kini ramai pengunjung dan kerap menjadi lokasi even besar dari pemerintah dan swasta. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sempat mati suri, sejumlah taman di Kota Tarakan mulai kembali ‘hidup’ dan dipenuhi jualan UMKM. Hampir setiap malam taman yang ada di Tarakan mulai ramai oleh pengunjung apalagi pasca dilonggarkan dari pemerintah.

Terhitung ada sekitar 7 taman yang sudah dilakukan penataan dan pemugaran oleh Pemkot Tarakan secara bertahap.

Di antaranya Taman Berlabuh, Taman Oval Ladang, Taman Oval Markoni, Taman 99, Taman Berkampung, menyusul Taman Oval Lingkas Ujung dan Taman Bertuah saat ini dalam proses perbaikan.

Pengerjaannya memang diakui Wali Kota Tarakan dr.Khairul, M.Kes tidak bisa sekaligus. Ia mencontohkan, Taman Berkampung yang kini sudah ramai dikunjungi.

Baca juga: Korban Rudapaksa Oknum Guru SMK di Tarakan Alami Trauma dan Ketakutan, Cerita ke Ibu Kantin

“Begitu juga Taman Oval Markoni, Taman Oval Ladang sudah jalan kan. Dulu kan juga mati tidak ada aaktivitas juga. Makanya kita buatkan pusat kuliner satu paket. Jadi orang datang nongkrong sambil nongkrong, internetan sebagainya. Itukan fasilitas publik. Ruang terbuka publik namanya,” urainya.

 

Termasuk juga Taman Berlabuh sempat ditutup dan memang kondisinya saat itu belum ada disediakan listrik.

“Dulu gelap gulita dan sekarang sudah dipasangi lampu. Taman 99 sudah dipasangi lampu juga. Lalu nanti Taman Oval Lingkas Ujung, baru lanjut ke Taman Bertuah jadi perlahan. Saya kira ini nanti masuk bagian yang akan ditata,” bebernya.

Ia melanjutkan, semua nantinya pasti akan dibenahi. Hanya saja, tidak bisa sekaligus. Kembali lagi lanjut Khairul ada di persoalan dana.

“Termasuk masalah stadion. Sudah dibenahi juga. Nanti pedagang akan diarahkan masuk ke sana. Kenapa? Supaya bagus kelihatannya,” ungkapnya.

Ia mengulas, dulu Taman Berkampung juga sulit mengajak para pedagang masuk ke dalam lokasi. Semua berjualan di luar kawasan Taman Berkampung.

Baca juga: Dishub Tana Tidung Akan Tambah Armada,  Ini Jadwal dan Tarif Tiket Speedboat Reguler Tujuan Tarakan

“Susah sekali ngajak pedagang di luar, tapi sekarang sudah masuk di dalam. Termasuk Taman Oval. Jadi semua akan kita atur bagus, konsumen terlindungi karena kebersihan dicek. Jangan sampai alasan mencari penghidupan, sampah dibuang ke mana-mana,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved