Berita Tarakan Terkini

Binda Kaltara Suntikan 1,1 Juta Dosis Vaksin Bagi Warga Kaltara, Stok Kosong Jemput Bola ke Jakarta

Binda Kaltara sudah suntikan vaksin covid-19 dosis pertama dengan capaian realisasi mencapai 80 persen, dosis kedua mencapai 70 persen juga booster.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ Dokumentasi Humas Binda Kaltara
Aktivitas vaksinasi Covid-19 Binda Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Total ada 1.128.712 dosis vaksin disuntikkan kepada warga Kaltara yang dilaksanakan Binda Kaltara bekerja sama dengan instasi pemerintah sejak awal penugasan dari Presiden RI Joko Widodo.

Dari total tersebut, terdiri dari dosis pertama dengan capaian realisasi mencapai 80 persen, dosis kedua mencapai 70 persen dan menyusul dosis ketiga yang saat ini terus diupayakan realisasinya.

Ini disampaikan Marsma TNI, Aminul Hakim, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah atau Kabinda  Kaltara, kepada TribunKaltara.com.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Kembali Aman, Dinkes Kaltara Harap Capaian Vaksinasi Booster Naik

Sampai saat ini BINDA Kaltara ditarget setiap hari harus merealisasikan 500 dosis di lima kabupaten dan kota yang ada di Kaltara.

“Sampai sekarang BIN masih diminta bantuan untuk melaksanakan vaksinasi. Kita di Kaltara, target kita 500 dosis per hari. Sekarang sudah masuk fokus vaksin ketiga,” urainya.

Karena target itu, stok vaksin sempat kosong seperti terjadi pada Agustus 2022 kemarin. Saat stok kosong, pihaknya langsung menjemput bola ke Jakarta untuk meminta alokasi.

Baca juga: Capaian Vaksin Booster tak Naik Signifikan, Dinkes Kaltara Beber Kendala, Singgung Kekosongan Vaksin

“Bulan lalu kosong kita jemput ke Jakarta. Kemarin sempat kosong jenis Pfizer dan Moderna. Karena dengan target harus dipenuhi setiap hari itu 500 dosis, maka harus melaksanakan vaksinasi,” beber Marsma TNI Aminul Hakim.

Meski demikian target 500 per hari diakuinya kadang tak tercapai. Ia mengakui tak bisa maksimal mencapai 100 persen namun bagaimanapun semua selalu diupayakan.

Kabinda Provinsi Kaltara, Marsma TNI, Aminul Hakim 29092022
Kabinda Provinsi Kaltara, Marsma TNI, Aminul Hakim.

Ini juga tak lepas dari animo masyarakat untuk mendatangi gerai vaksinasi. Ia menilai di awal Covid-19 dan vaksin digalakkan, masyarakat berlomba-lomba untuk divaksin.

“Animo masyarakat yang sudah tidak bersemangat melaksanakan vaksin. Kecuali ada persyaratan harus vaksin ketiga baru ramai-ramai lagi. Dampak dari Covid juga sudah menurun tidak seperti dulu awal-awal kena Covid meninggal,” bebernya.

Baca juga: Booster jadi Syarat Mutlak Perjalanan, Bandara Juwata Beri Alasan Tak Ada Layanan Vaksin di Terminal

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya selalu bekerja sama dengan pemerintah dan TNI serta polri dan tokoh masyarakat.

“Ini untuk target 500 dosis sehari. Memang sempat berapa bulan kami minta ke Dinkes. Tapi ada kendala juga Kemenkes ke Dinkes Provinsi terkendala transportasi vaksin. Makanya kita jemput vaksin ke Jakarta sampai tiga kali melakukan penjemputan ke Jakarta,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved