Berita Tana Tidung Terkini

DPRD Tana Tidung Minta Kenaikan Tarif PDAM tak Bebani Rakyat, Sepakati Rp 5.764 Per Kubik

Ketua Komisi II DPRD Tana Tidung, Norma menyadari, kenaikan tarif PDAM tentu akan membebani masyarakat Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ RISKI-ISTIMEWA
Ketua Komisi II DPRD Tana Tidung, Norma, minta PDAM Tana Tidung sosialisasikan kenaikan tarif PDAM ke masyarakat. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Tidung minta kenaikan tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tana Tidung tak bebani masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Tana Tidung, Norma menyadari, kenaikan tarif PDAM tentu akan membebani masyarakat Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Mengingat, harga kebutuhan pokok masyarakat Tana Tidung juga alami kenaikan.

Baca juga: Penghasilan Minus, PDAM Kabupaten Tana Tidung Akan Naikan Tarif Air Jadi Rp 5.764 Per Kubik

"Kita baru saja pulih dari (pandemi) Covid-19, baru mulai bergejolak perekonomian kita, naik lagi harga BBM.

Ditambah naiknya kebutuhan pokok, kemudian ada lagi kenaikan tarif PDAM, ya masyarakat tambah menjerit," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (29/9/2022)

Menurutnya, masyarakat pastinya akan keberatan dengan kenaikan tarif PDAM Tana Tidung.

Baca juga: Masyarakat Tarakan Pertanyakan Soal Penyesuaian Tarif PDAM, Begini Alasan Direktur Iwan Setiawan

Meski demikian dia mengatakan, jika tarif tidak tak dinaikkan, akan berdampak buruk bagi kelangsungan PDAM Tana Tidung.

Mengingat, pendapatan PDAM Tana Tidung yang terus berkurang.

Rapat dengar pendapat (RDP) tentang kenaikan tarif PDAM di Kantor DPRD Tana Tidung, Kamis (29/9/2022)
Rapat dengar pendapat (RDP) tentang kenaikan tarif PDAM di Kantor DPRD Tana Tidung, Kamis (29/9/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Humas DPRD KTT)

"Tadi juga dijelaskan oleh Pak Dirut (PDAM), kalau tidak menaikkan tarif PDAM ini bisa berjalan seadanya, bahkan mungkin PDAM akan tutup," katanya.

Sehingga, DPRD Tana Tidung mengambil jalan tengah dengan mengamini perubahan tarif tersebut tanpa harus terlalu membebani masyarakat.

Baca juga: Soal Penyesuaian Tarif PDAM, Begini Jawaban DPRD Kota Tarakan

Norma menyampaikan, dari usulan tarif PDAM yang semula Rp 6.272 per kubik, disepakati menjadi Rp 5.764 per kubik.

Dia menyampaikan, kesepakatan tersebut telah mempertimbangkan kondisi PDAM dan masyarakat Tana Tidung.

Terkait kenaikan tarif PDAM ini, dia mengingatkan agar PDAM melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat Tana Tidung.

Baca juga: Nominal Masih Digodok, Walikota Tarakan Khairul Beber Alasan Penyesuaian Tarif Air PDAM

"Iya harus disosialisasikan dulu, supaya masyarakat kita itu tidak kaget ketika akan membayar tagihan bulanannya," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved