Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Penghasilan Minus, PDAM Kabupaten Tana Tidung Akan Naikan Tarif Air Jadi Rp 5.764 Per Kubik

Direktur PDAM Tana Tidung, Winarno mengatakan, saat ini PDAM Tana Tidung masih menggunakan tarif lama, sehingga hasil yang didapat pun minus.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Humas DPRD KTT
Rapat dengar pendapat (RDP) tentang kenaikan tarif PDAM di Kantor DPRD Tana Tidung, Kamis (29/9/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Demi kelangsungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tana Tidung akan menaikan tarif PDAM.

Direktur PDAM Tana Tidung, Winarno mengatakan, saat ini PDAM Tana Tidung masih menggunakan tarif lama, sehingga hasil yang didapat pun minus.

"Menggunakan tarif lama itu hasilnya akan minus. Artinya secara operasional, itu akan menjadi kendala karena hasilnya minus," ujarnya kepada Tribunkaltara.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Masyarakat Tarakan Pertanyakan Soal Penyesuaian Tarif PDAM, Begini Alasan Direktur Iwan Setiawan

Dia menambahkan, dalam setiap bulannya PDAM Tana Tidung Kalimantan Utara hanya menerima keuntungan sebesar Rp 6 juta.

Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan PDAM Tana Tidung untuk menaikan tarif PDAM.

Baca juga: Soal Penyesuaian Tarif PDAM, Begini Jawaban DPRD Kota Tarakan

Dia mengatakan, tarif PDAM kategori rumah tangga disepakati Rp 5.764 per kubik.

Yang mana sebelumnya tarif PDAM kategori rumah tangga sekira Rp 2.400 per kubik.

Rapat Dengar pendapat DPRD dan PDAM KTT 01 29092022
Rapat dengar pendapat (RDP) tentang kenaikan tarif PDAM di Kantor DPRD Tana Tidung, Kamis (29/9/2022)

Sekedar diketahui, pelanggan terbesar PDAM Tana Tidung adalah pelanggan kategori rumah tangga, berjumlah 1.613.

"Sisanya itu 71 di niaga kecil, 4 dinniaga besarnya, dan 25 sosialnya. Jadi total 1.713 pelanggan," sebutnya.

Baca juga: Nominal Masih Digodok, Walikota Tarakan Khairul Beber Alasan Penyesuaian Tarif Air PDAM

Dia berharap, masyarakat dapat menerima keputusan PDAM terkait kenaikan tarif PDAM itu.

"Mudah-mudahan masyarakat juga bisa menerima. Karena ini demi kelangsungan PDAM sendiri, supaya bisa maksimal juga mengalirkan air ke pelanggan kedepannya," tuturnya.

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Risnawati

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved