Berita Tana Tidung Terkini

Warga Tideng Pale ini Ciptakan Sirup dari Buah Perengat, Bakal Jadi Oleh-oleh Khas Tana Tidung

Munculnya ide untuk membuat sirup dari buah perengat ini, berawal dari berlimpahnya buah perengat di Sungai Sesayap, Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Derry Andriant (berkacamata) saat memamerkan sirup buatannya yang berbahan dasar buah perengat. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Warga Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Derry Andriant berhasil menciptakan inovasi baru produk sirup berbahan buah perengat.

Jika biasanya buah perengat ini diolah sebagai sambal, berbeda pula dengan Derry yang memanfaatkan buah tersebut menjadi olahan minuman.

Munculnya ide untuk membuat sirup dari buah perengat ini, berawal dari berlimpahnya buah perengat di Sungai Sesayap, Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Baca juga: UMKM Kaltara, Mengolah Bawang Dayak jadi Camilan Renyah yang Gak Kalah Nikmat, Bisa jadi Oleh-oleh

Meski berlimpah, dia mengatakan, buah perengat ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Makanya saya berinisiatif buat olahan sirup, agar buah ini bisa lebih bermanfaat lagi lah," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Jumat (30/9/2022)

Dia menyampaikan, pengolahan sirup berbahan buah perengat ini sudah ia lakukan dari tahun 2021 lalu.

Baca juga: Melancong ke Solo Tanpa Ditemani Kaesang Pangarep, Erina Gudono Bangga Pamer Oleh-Oleh ini

Selama proses pengolahan tersebut, tentunya ia mencari formulasi-formulasi agar sirup yang diolahnya itu bisa tahan lama.

"Pertama saya buat ini cuma bertahan 2-3 hari sudah basi, sekarang yang terakhir saya buat itu bisa tahan 3 minggu," katanya.

Dia menambahkan, sirup yang dia buat tersebut belum dipasarkan. Mengingat, dirinya masih terus melakukan pengembangan.

Derry Andriant (berkacamata) saat memamerkan sirup buatannya yang berbahan dasar buah perengat.
Derry Andriant (berkacamata) saat memamerkan sirup buatannya yang berbahan dasar buah perengat. (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

"Setelah semuanya siap, dari izin BPOM, sertifikasi halal, dan lain-lainnya baru kami pasarkan," terangnya.

Dia menambahkan, produk sirupnya ini akan menjadi oleh-oleh khas Tana Tidung, yang dalam pemasarannya nanti tak hanya di Kabupaten Tana Tidung.

Baca juga: Melancong ke Solo Tanpa Ditemani Kaesang Pangarep, Erina Gudono Bangga Pamer Oleh-Oleh ini

Namun juga akan dipasarkan di seluruh kabupaten kota se-Kalimantan Utara.

"Rencanan pemasarannya ini kami pusatkan di Tarakan, karena kan Kota Transit ya. Jadi akan lebih banyak yang melirik.

Tapi, kami juga tetap pasarkan di Tana Tidung juga, dan akan menjadi oleh-oleh khas Tana Tidung," tuturnya.

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Risnawati

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved