Berita Nunukan Terkini

Peringati International Coffee Day, Komunitas Batas Utara di Nunukan Bagikan Kopi Gratis ke Warga

Peringati International Coffee Day, Komunitas Batas Utara di Nunukan bagikan kopi gratis ke warga, Nurdin: Jadi malam ini full Kopi Arabica Krayan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Pengunjung stand kopi Komunitas Batas Utara di Alun-alun Nunukan antre mengambil kopi gratis, Sabtu (01/10/2022), malam. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Peringati International Coffee Day, Komunitas Batas Utara di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara membagikan kopi gratis kepada setiap warga yang melintas di Alun-alun Nunukan, Sabtu (01/10/2022), malam.

Momen International Coffee Day juga digunakan oleh sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Batas Utara untuk melaunching komunitas kopinya.

Hal itu disampaikan oleh penanggungjawab kegiatan International Coffee Day di Nunukan, Nurdin (27).

"Hari ini kami bagikan kopi gratis kepada setiap warga yang melintas di Alun-alun Nunukan. Sekaligus launching komunitas kopi kami yang diberi nama Komunitas Batas Utara," kata Nurdin kepada TribunKaltara.com.

Baca juga: Breaking News Mayat Seorang Pria Ditemukan Terapung di Perairan Sebatik Timur Nunukan

Kegiatan bagi-bagi kopi gratis ini, kata Nurdin juga didukung oleh belasan coffee shop yang ada di Nunukan.

Ia menyebut kopi gratis yang dibagikan pada momen International Coffee Day kali ini berasal dari dataran tinggi Krayan.

Malam ini Komunitas Batas Utara menyiapkan 1 Kg Kopi Arabica Krayan untuk dibagikan secara gratis.

"Jadi malam ini full Kopi Arabica Krayan. Kami ingin perkenalkan kopi khas Nunukan yang berasal dari Krayan. Harga kopi khas Krayan ini kami beli Rp100.000 per 1 Kg masih dalam bentuk green beans (biji kopi)," ucapnya.

Lanjut Nurdin,"Karena didatangkan dari Krayan jadi pakai pesawat ongkosnya Rp50.000 per Kg," tambahnya.

Sementara itu, Fahriza Ilham (27) anggota Komunitas Batas Utara menambahkan tujuan dibentuknya komunitas mereka sebagai wadah untuk pegiat kopi di Nunukan lebih aktif mempromosikan kopi khas daerahnya kepada penikmat kopi.

"Jadi kalau ada yang mau sharing ilmu tentang kopi dengan senang hati kami layani. Komunitas kami terbuka untuk masyarakat Nunukan," ujar Fahriza Ilham.

Fahriza menuturkan, nama Komunitas Batas Utara dipilih lantaran Nunukan merupakan daerah perbatasan yang terletak di bagian utara Indonesia.

"Bagi anak muda yang mau bergabung jadi anggota Komunitas Batas Utara, kami terima dengan senang hati," tuturnya.

Proses Membuat Kopi Arabica Krayan Siap Diseduh

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved