INSIDEN MAUT DI STADION KANJURUHAN

Cerita Penonton Selamat Tragedi Kanjuruhan Malang, 3 Gate Tribun jadi Sasaran Tembakan Gas Air Mata

Cerita penonton selamat dalam tragedi Kanjuruhan Malang, 3 gate tribun jadi sasaran tembakan gas air mata dari aparat keamanan di Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
KOLASE TRIBUNKALTARA.COM / JEPRETAN LAYAR / IST
Tregedi Kanjuruhan Malang, tewaskan ratusan penoton usai pertandingan lanjutan pekan ke 11 Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada Sabtu (1/10/2022) malam. 

TRIBUNKALTARA.COM - Cerita salah satu penonton selamat, Rian dalam tragedi Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Dia mengatakan kepada TribunKaltara.com, dirinya berada di lokasi yang aman saat peristiwa kelam itu terjadi.

Sementara, terdapat tiga gate yang menjadi sasaran tembakan gas air mata yakni, gate 10, 11, dan 12.

"(Duduk) di VIP, jadi kalau dari tribun VIPnya itu aman semua. Yang ndak aman itu dari bagian tribun gate 12 sampai 11 dan 10.

Iya, (gate 10-12) yang ditembakkan gas air mata," ujar Rian saat dihubungi TribunKaltara.com, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Setelah Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Orang, PSSI Upayakan Big Match Liga 1 Tak Digelar Malam

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (SURYA/PURWANTO)
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (SURYA/PURWANTO) (SURYA/PURWANTO)

Dia menambahkan, pada saat pertandingan berlangsung, kondisi Stadion Kanjuruhan dalam keadaan kondusif.

Bahkan, para suporter pun melaukan hal yang biasa dilakukan saat berjalannya pertandingan antara Arema Vs Persebaya.

"Ya seperti biasanya, nyanyi, ngechants dan lain-lain. Ndak ada tindakan arogan dari suporter Arema itu," katanya.

Lebih lanjut dia sampaikan, saat pertandingan selesai dengan skor 3:2, salah satu suporter Arema pun turun ke lapangan dengan maksud memberi semangat kepada pemain Arema.

Aksi ingin memberikan semangat itu pun diikuti oleh beberapa Aremania julukan fans Arema.

Dia menyampaikan, hal tersebut sudah biasa dilakukan Aremania untuk menyemangati pemain Arema.

Bahkan sebelum itu, kata dia, pemain Persebaya telah meninggalkan lapangan.

"Awalnya itu bukan mau buat ricuh sebenarnya. Satu orang (suporter) itu sebenarnya pingin nemui pemainnya kaya mau kasih semangat gitu lho.

Setelah itu diikuti sama teman-teman yang lain. Mungkin dikiranya sama aparat (keamanan) itu, mereka ingin ngisruh. Sedangkan pemain Persebaya itu sudah masuk ke dalam, sudah aman gitu," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved