Berita Kaltara Terkini

Disumbang Kelompok Pengeluaran Transportasi, BPS Sebut Kaltara Kembali Alami Inflasi 1,04 Persen

Disumbang kelompok pengeluaran transportasi, BPS Kaltara sebut Kaltara kembali alami inflasi 1,04 persen, berikut penjelasan Slamet Romelan.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Ilustrasi penumpang menaiki speedboat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. BPS Kaltara mencatat inflasi sebesar 1,04 di bulan September 2022, kelompok pengeluaran transportasi miliki andil terbesar. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Setelah sebelumnya Kaltara mengalami deflasi sebesar -0,58 persen pada Agustus lalu, kini BPS Kaltara mencatat Kaltara kembali mengalami inflasi di bulan September 2022.

Diketahui, angka inflasi Kaltara dihitung dari inflasi gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor.

Berdasarkan catatan BPS, pada bulan September, Tarakan mengalami inflasi sebesar 0,97 persen dan Tanjung Selor mengalami inflasi sebesar 1,32 persen.

Dengan demikian, angka inflasi di Kaltara pada bulan September 2022 tercatat di angka 1,04 persen.

Baca juga: Siapkan Kuota 6.300, Pemprov Kucurkan Rp 15 M untuk Beasiswa Kaltara Unggul

Plt Kepala BPS Kaltara, Slamet Romelan, menjelaskan, sejumlah kelompok pengeluaran yang berkontribusi atas angka inflasi Kaltara di bulan September.

Dari sepuluh kelompok pengeluaran yang dihitung, kelompok pengeluaran yang paling dominan berkontribusi atas angka inflasi ialah kelompok pengeluaran transportasi sebesar 8,10 persen.

"Kelompok pengeluaran transportasi berikan andil paling besar," kata Slamet Romelan, Senin (3/10/2022).

"Secara lebih rinci, di Tarakan 7,57 persen dan untuk di Tanjung Selor 10,26 persen," ungkapnya.

Kelompok berikutnya yang memiliki andil dalam inflasi ialah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,48 persen.

Lalu dilanjutkan dengan kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,4 persen serta kelompok pengeluaran lainnya.

Slamet mengatakan, angka inflasi bulanan sebesar 1,04 persen adalah yang tertinggi sejak Mei 2021 lalu.

Baca juga: Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya Pimpin Apel Gelaran Pasukan Operasi Zebra Kayan 2022

Ia menuturkan kenaikan angka inflasi juga tak terlepas dari dampak kenaikan harga BBM pada awal September.

"Sebagai akibat dampak dari kenaikan BBM, Kaltara kembali alami inflasi 1,04 persen dan angka ini angka inflasi bulanan tertinggi sejak Mei 2021," ungkapnya.

Secara lebih rinci, angka inflasi kalender Kaltara atau dari Januari-September 2022 tercatat sebesar 4,18 persen, dan angka inflasi tahunan (year on year/YoY) di Kaltara pada September 2021 - September 2022 sebesar 6,64 persen.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved