Breaking News:

INSIDEN MAUT DI STADION KANJURUHAN

Kalimat Pembuka Sambutan Ketum PSSI Soal Tragedi Kanjuruhan Bikin Tercengang, Dianggap Tidak Pantas

Kalimat pembuka sambutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam konferensi pers terkait tragedi Stadion Kanjuruhan bikin tercengang.

Instagram/@mochamadiriawan84
Konferensi pers terkait tragedi Stadion Kanjuruhan yang turut menghadirkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan digelar pada Minggu (2/10/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM - Kalimat pembuka sambutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam konferensi pers terkait tragedi Stadion Kanjuruhan bikin tercengang.

Konferensi pers yang turut menghadirkan Mochamad Iriawan tersebut digelar pada Minggu (2/10/2022).

Selain Mochamad Iriawan, hadir pula di antaranya Menpora Zainuddin Amali, serta Kapolri Listyo Sigit.

Konferensi pers tersebut ditayangkan di saluran televisi nasional termasuk Kompas.

Tujuan konferensi tersebut sebenarnya untuk memberi informasi terkini terkait insiden yang terjadi di Kanjuruhan dalam laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. SURYA/PURWANTO
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. SURYA/PURWANTO (SURYA/PURWANTO)

Baca juga: Cerita Penonton Selamat Tragedi Kanjuruhan Malang, 3 Gate Tribun jadi Sasaran Tembakan Gas Air Mata

Namun, seluruh masyarakat Indonesia kembali dibuat tercengang dengan pembukaan Ketum PSSI dengan kalimat yang dirasa sangat tidak tepat.

Dalam video yang beredar di media sosial, dalam keadaan satu Indonesia berduka, sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu mengucap kalimat yang tak pantas.

"Hadirin sekalian yang berbahagia," ucap Iwan Bule dalam pembukaan pidatonya, sontak hal itu tentu memancing emosi warganet yang melihatnya.

Tragedi Kanjuruhan merupakan insiden yang memilukan bagi sepak bola Tanah Air, Iwan Bule tentu menjadi salah satu yang paling bertanggung jawab.

Indonesia Police Watch (IPW) yang turut mengawal tragedi ini lewat sang ketua, Sugeng Teguh merasa Iwan Bule harus mundur dari jabatannya.

Baca juga: Setelah Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Orang, PSSI Upayakan Big Match Liga 1 Tak Digelar Malam

Selain itu, pemeriksaan menyeluruh harus dilakukan Kapolri, Listyo Sigit terhadap PT LIB selaku penyelenggara komptisi.

"Ketua umum PSSI Muhammad Iriawan harus bertanggung jawab dan memunculkan sikap tanggung jawabnya dengan menyatakan mundur dari PSSI," ucap Sugeng Teguh dikutip dari Kompas TV.

"Termasuk juga memeriksa dan meminta penanggung jawaban pidana kepada PT LIB Sebagai penyelenggara Liga Indonesia. Usut tuntas tragedi nasional Stadion Kanjuruhan ini.

"Dengan membentuk tim gabungan pencari fakta untuk mengungkap tuntas pihak-pihak yang harus diminta pertanggungjawabannya terkait dengan jatuhnya korban." imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved