INSIDEN MAUT DI STADION KANJURUHAN

Sebab BRI Liga 1 Ditunda Selama Dua Pekan, Penjelasan Bos PT LIB Usai Insiden Maut di Kanjuruhan

Gegara ricuh berujung maut di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya, BRI Liga 1 ditunda dua pekan.

Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com
BRI Liga 1 2022. Gegara ricuh berujung maut di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya, BRI Liga 1 ditunda dua pekan. (TribunKaltara.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini penyebab BRI Liga 1 2022 ditunda selama dua pekan, yang dilengkapi penjelasan bos PT Liga Indonesia Baru usai insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang 

Insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya kini berbuntut panjang 

Diketahui, insiden berujung maut di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya di BRI Liga 1 pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam lalu 

Saat itu, Persebaya Surabaya permalukan Arema FC dengan skor 3-2 di BRI Liga 1

Namun usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, kericuhan pecah.

Sekira 125 orang dilaporkan meninggal dunia gegara ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya di BRI Liga 1

Hingga kini sejumlah korban luka masih jalani perawatan di rumah sakit setempat gegara ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya di BRI Liga 1

Perhatian sepak bola dunia pun tertuju pada kericuhan berujung maut di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya di BRI Liga 1

Tak hanya itu, awalnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Liga 1 disetop sementara.

Awalnya, PT Liga Indonesia Baru selaku operator BRI Liga 1 putuskan BRI Liga 1 setop sepekan 

Namun terbaru, PT Liga Indonesia Baru melalui situs resminya umumkan BRI Liga 1 ditunda selama dua pekan usai ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya di BRI Liga 1

Dalam keterangan tertulisnya di laman resminya, PT Liga Indonesia Baru sebut dua sebab BRI Liga 1 ditunda selama dua pekan.

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (SURYA/PURWANTO)
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (SURYA/PURWANTO) (SURYA/PURWANTO)

Baca juga: Kurniawan Yulianto Masuk Tim TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Punya Catatan Karier Mentereng bersama PSM

Pertama terkait insiden pasca pertandingan pada pekan ke-11 antara tuan rumah Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober lalu. 

Kedua, berdasar rapat koordinasi pada 2 Oktober yang dipimpin Menko PMK dan dihadiri oleh Menpora, Kapolri, Gubernur Jawa Timur, Anggota Komisi X DPR RI, Kapolda Jawa Timur, Pangdam Brawijaya dan unsur terkait yang menangani tragedi di Kanjuruhan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved