Berita Nunukan Terkini

Belasan Calon PMI Ilegal Dicegat Masuk Malaysia, Polres Nunukan: Dugaan Penyelundupan Manusia

Kanit Reskrimnya Polsek Nunukan Ipda Erikson amankan 14 orang WNI, yang diduga merupakan PMI Ilegal.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kanit Reskrim Polsek Nunukan Ipda Erikson menyerahkan 14 calon PMI ilegal ke BP2MI Nunukan, Sabtu (08/10/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Belasan calon Pekerja Migran Indonesia atau PMI Ilegal dicegat masuk ke Tawau, Malaysia oleh personel Polsek Nunukan pada Jumat (07/10/2022), di Jalan Tien Soeharto, Kelurahan Nunukan Timur, sekira pukul 18.30 Wita.

Kapolsek Nunukan melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Erikson mengatakan sebanyak 14 orang WNI yang diamankan mereka

Ada yang berstatus calon PMI ilegal dan ada juga yang sudah sempat bekerja di Malaysia.

"Informasi soal rencana pengiriman PMI ilegal itu kami peroleh dari masyarakat. 14 orang itu dimuat oleh angkot warna orange dengan nomor polisi KU 1039 NU.

Rencananya akan diseberangkan lewat Pelabuhan Rakyat Kandang Babi," kata Erikson kepada TribunKaltara.com, Minggu (09/10/2022), pukul 10.30 Wita.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Nunukan langsung menuju Jalan Lingkar, Nunukan Timur untuk menindaklanjuti.

"Berselang 5 menit muncul kendaraan angkot yang muat calon PMI ilegal.

Kemudian anggota Polsek Nunukan langsung bertanya kepada sopir angkot soal penumpang yang dimuat di dalam mobilnya itu," ucapnya.

Lantaran curiga ada indikasi penyelundupan PMI Ilegal ke Tawau, kata Erikson sopir tersebut langsung diarahkan untuk membawa 14 penumpang ke Mako Polsek Nunukan.

Belakangan diketahui, rencana penyelundupan belasan calon PMI Ilegal itu difasilitasi oleh seorang calo inisial FI (32) yang beralamat di Gang Kakap RT 017, Nunukan Timur.

"14 orang itu terdiri dari 11 orang dewasa dan 3 anak-anak. Mereka ada dua kelompok.

Kelompok pertama turun dari kapal Pelni sekira pukul 03.00 dini hari.

Lalu dijemput FI ke rumahnya. Kemudian satu kelompok lagi yang ikut kapal swasta," ujar Erikson.

"Semuanya disinggahkan di rumah calo FI itu. Kemudian sore baru diseberangkan," tambahnya.

Baca juga: Masifnya PMI Ilegal Akibat Job Order Belum Dikeluarkan Pemerintah Malaysia, Ini Kata BP3MI Nunukan

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved