Berita Tarakan Terkini

Pertamakali Tarakan Launching BLT Nelayan Terdampak Kenaikan BBM, 2.45 Orang Sudah Tervalidasi 

Launching ini dilakukan pendaftaran nomor rekening penerima bantuan yang familiar dikenala BLT nelayan menyasar sekitar 800-an nelayan tahap pertama.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Ratusan nelayan antre membuat buku rekening sebelum menerima BLT Nelayan usai launching dilakukan Wali Kota Tarakan, Senin (10/10/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Untuk pertama kalinya, Pemkot Tarakan melakukan launching Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sosial Pengendalian Inflasi dampak dari kenaikan BBM bagi nelayan dilaksanakan, Senin (10/10/2022) pagi hingga siang tadi.

Kegiatan launching ini sekaligus dilakukan pendaftaran nomor rekening penerima bantuan yang familiar dikenala BLT nelayan menyasar sekitar 800-an nelayan Tarakan untuk tahap pertama.

Dikatakan Walikota Tarakan Khairul, hasil validasi awal, yang memiliki Kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan (Kusuka) masuk dalam daftar yang sudah divalidasi ada total 2.045 orang nelayan tangkap tradisional.

Baca juga: 2.045 Nelayan Tangkap Layak Terima BLT, Pencairan 4 Hari dan Harus Punya Rekening Bankaltimtara

"Itu yang kita berikan bantuan untuk subsidi menekan inflasi bersumber APBD berjumlah Rp 578 ribu diberikan setiap bulan selama tiga bulan mulai Oktober sampai Desember," beber Khairul.

Hari ini lanjutnya, pembagian simbolis dan buku rekening yang sudah dibuka sebelumnya dan nelayan sebagai penerima manfaat tinggal menunggu transfer dari pihak Bankaltimtara.

"Ini simbolis tadi kami bagikan bukunya yang tervalidasi 2.045. Tapi hari ini yang didata aeal datang sekitar 800-an nelayan," sebutnya.

Baca juga: Dinsos PMD Tana Tidung Serahkan Kartu Barakat ke 2650 KK, Sebagai Akses Dapatkan BLT BBM Daerah

Wali Kota Tarakan melanjutkan, pencairan prosesnya akan terus berjalan sampai total 2.045 nelayan selesai dicairkan.

"Ini menggunakan APBD dari biaya tak terduga karena ini kan, dampak kenaikan BBM kan tak terduga. Jadi kami pakai itu untuk menekan inflasi," ujarnya.

Total keseluruhan disiapkan kata Khairul untuk BLT Nelayan ini mencapai Rp 3,5 miliar.

"Per nelayan hampir Rp 1,7 jutaan," tukasnya.

Nelayan Tarakan antre buat rekening 01 10102022
Ratusan nelayan antre membuat buku rekening sebelum menerima BLT Nelayan usai launching dilakukan Wali Kota Tarakan, Senin (10/10/2022).

Sementara itu, Rustan, Ketua Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Tarakan mengungkapkan, adapun yang mendata Kusuka adalah Dinas Perikanan.
Dalam hal ini sebenarnya KNTI juga memiliki link dan kewenangan mendata jumlah nelayan masuk dalam Kusuka.

“Cuma kami ini harus hati-hati jangan sampai persoalannya seperti kartu nelayan kemarin, banyak punya kartu nelayan tapi bukan pelaku perikanan. Itu jadi persoalan akhirnya ada kebijakan subsidi dengan identitas nelayan banyak disalahgunakan kemarin,” bebernya.

Baca juga: Cara Daftar BLT BBM 2022 Lewat HP dan Kapan Cair, Login Aplikasi Cek Bansos Kemensos Pakai NIK KTP

Sehingga lanjutnya, dalam hal ini biar menjadi tugas Dinas Perikanan Kota Tarakan yang benar-benar melakukan verifikasi data validnya.

Ia melanjutkan, jumlah nelayan belum terakomodir diperkirakan mencapai 40 persen.

“Jumlah nelayan di KNTI aktif sampai 4 ribuan. Yang terakomodir baru 800-an, sementara program dikucurkan ini 2.045 orang, jadi ada kuotanya sekitar 1.000 lebih untuk mendapat masuk dalam bagian penerima BLT nelayan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved