Malinau Memilih

Mulai Besok KPU Malinau Verfak Keanggotaan Parpol Door to Door, Komisioner Beber Tantangan

Komisioner KPU Malinau Indra Gunawan mengungkapkan, tantangan terberat penyelenggara Pemilu di Malinau adalah terkait luas wilayah dan akses.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Panwascam Sungai Tubu, Malinau
Ilustrasi, Mobilisasi logistik ke wilayah pedalaman dan perbatasan di Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Komisioner KPU Malinau Indra Gunawan mengungkapkan, tantangan terberat penyelenggara Pemilu di Malinau adalah terkait luas wilayah dan akses.

Aspek luasan wilayah misalkan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara dengan luasan 3,9 juta hektare.

Diilustrasikan untuk luasan wilayah, Kabupaten Malinau sendiri lebih luas dari wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Sembilan Parpol Tuntas Dilakukan Verfak, Hari Ini Masuki Tahap Verifikasi Keanggotaan

"Pertama soal luas wilayah, jangkauan. Malinau kalau dibandingkan lebih luas daripada Provinsi Jawa Tengah yang ada 35 kabupaten/kota.

Sementara kita di Malinau hanya satu kabupaten dan penyelenggaranya juga cuma satu," ujarnya saat diwawancarai TribunKaltara.com, Senin (17/10/2022).

Baca juga: KPU Malinau Mulai Verifikasi Faktual Kepengurusan 9 Parpol, Dijadwalkan Rampung Hari Ini

Kedua adalah soal akses, transportasi. Ada sejumlah wilayah yang belum bisa dijangkau jasa transportasi.

Seperti di kecamatan wilayah Apau Kayan yang hanya bisa diakses menggunakan moda transportasi udara.

Sebagian lagi harus menggunakan transportasi air perahu tradisional atau long boat.

Mobilisasi logisitik di Malinau 01 17102022
Ilustrasi, Mobilisasi logistik ke wilayah pedalaman dan perbatasan di Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.

"Pengalaman kita di Pilkada dan Pemilu sebelumnya adalah soal transportasi. Ada beberapa titik yang harus pakai long boat, ada juga yang pakai pesawat seperti di Apau Kayan.

Bahkan, ada yang harus jalan kaki kurang lebih satu hari. Contohnya di Kecamatan Pujungan, itu Long Benah. Itu mau tidak mau kita harus jalan kaki," katanya.

Baca juga: Pemungutan Suara Pemilu 2024 Ditetapkan 14 Februari, KPU Kaltara Sosialisasi ke Warga Sebengkok

Indra Gunawan menerangkan tahapan verifikasi faktual keanggotaan mewajibkan petugas KPU harus ke lapangan.

Kegiatan verifikasi faktual keanggotaan parpol akan dilaksanakan dengan metode verifikasi langsung ke wilayah domisili yang tersebar di 15 kecamatan dan 109 desa di seluruh Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved