Mata Lokal Memilih

Persiapan Pemilu 2024, Konsulat RI Tawau Lakukan Pendataan WNI dan PMI hingga ke Ladang Sawit

Persiapan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024, Konsulat RI Tawau Malaysia lakukan pendataan WNI dan PMI hingga ke ladang sawi

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Petugas Konsulat RI Tawau melakukan pendataan WNI dan PMI dalam rangka persiapan Pemilu 2024 di Konsulat RI Tawau, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Konsulat RI Tawau melakukan pendataan WNI (warga negara Indonesia) dan PMI ( Pekerja Migran Indonesia) dalam rangka persiapan Pemilu 2024.

Pendataan yang dilakukan Konsulat RI Tawau dengan cara scan paspor PMI dan WNI untuk diinput ke dalam portal Peduli WNI.

Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler II, Konsulat RI Tawau Iskandar Suksmadi mengatakan pendataan PMI dan WNI tersebut dilakukan mulai September-Desember 2022.

"Dari pusat meminta kami melakukan pendataan untuk persiapan Pemilu 2024. Bukan hanya PMI tapi seluruh WNI yang ada di wilayah kerja Konsulat RI Tawau. Awal Desember kami sudah mulai serahkan daftar bersih," kata Iskandar Suksmadi kepada TribunKaltara.com, Minggu (06/11/2022), pukul 15.00 Wita.

Baca juga: Jadwal Speedboat Kaltara, Satu Armada Reguler Kaltara Pagi Ini Rute Nunukan-Tarakan Tidak Berlayar

Diketahui wilayah kerja Konsulat RI Tawau meliputi Kalabakan, Tawau, Kunak, Semporna dan Lahad Datu.

Menurut Iskandar, Konsulat RI Tawau akan melakukan berbagai cara agar bisa bertemu dan melakukan pendataan para PMI dan WNI.

Seperti para PMI yang datang ke Konsulat RI Tawau mengurus pelayanan Keimigrasian, dapat diminta sekaligus untuk dilakukan pendataan ke dalam portal Peduli WNI.

"Yang datang ke Konsulat kisaran 100-200 orang tiap hari. Kami miliki banyak sumber untuk memasukan data PMI atau WNI ke portal Peduli WNI seperti melalui SIMKIM (Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian)," ucapnya.

Tak hanya itu, kata Iskandar tiap bulan Konsulat RI Tawau berkunjung ke ladang sawit tempat PMI bekerja dengan maksud melakukan pendataan.

Bahkan, Konsulat RI Tawau berkirim surat kepada semua serikat atau perusahaan yang memperkerjakan PMI agar mengirimkan data pekerja kepada Konsulat.

"Kami sudah undang para majikan untuk menyampaikan hal ini. Sejauh ini mereka koperatif. Memang ada beberapa majikan yang belum sampai data pekerjanya kepada kami," ujarnya.

Iskandar menyebut data sementara PMI maupun WNI yang ada di wilayah kerja Konsulat RI Tawau sebanyak 98.000.

"Jumlah ini akan terus bertambah. Karena mulai banyak pemilih baru. WNI yang sekarang berusia 17 tahun sudah mulai banyak," tuturnya.

Meski begitu, Iskandar mengaku pihaknya mengalami banyak kendala saat melakukan pendataan PMI dan WNI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved