Berita Bulungan Terkini

Rencana Pemekaran Kota Tanjung Selor Terkendala Batas Desa, DPMD Bulungan: Kalau Belum Selesai Sulit

Mmendagri memberi sinyal tutup pemekaran, rencana pemekaran Kota Tanjung Selor terkendala batas desa, Kepala DPMD Bulungan: Kalau belum selesai sulit.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Foto udara Kota Tanjung Selor Bulungan Kaltara. Rencana pemekaran Kota Tanjung Selor membutuhkan minimal 4 kecamatan, rencana pemekaran desa dan kelurahan pun terus berjalan untuk mendukung pemekaran Kota Tanjung Selor. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Rencana pemekaran Kota Tanjung Selor terus bergulir kendati Kemendagri memberi sinyal masih menutup keran moratorium pemekaran daerah baru.

Keinginan agar Tanjung Selor dapat memiliki status kota terus disuarakan, sebab selama satu dekade Provinsi Kaltara berdiri status ibu kota masih tingkat kecamatan.

Namun begitu, jalan untuk memekarkan Kota Tanjung Selor masih cukup panjang.

Sejumlah persyaratan harus dipenuhi seperti pemekaran kecamatan yang didahului dengan pemekaran desa dan kelurahan.

Baca juga: Inflasi Tahunan Tanjung Selor Tertinggi di Indonesia, Bupati Bulungan Syarwani Ungkap Penyebab

Kepala Dinas Pemberdayaan Maayarakat dan Desa (DPMD) Bulungan, Mahmuddin mengatakan, rencana pemekaran Tanjung Selor menjadi kota cukup sulit selama masih ada batas desa di Kecamatan Tanjung Selor yang bermasalah.

"Untuk pemekaran sudah kita petakan lalu pemekaran desa tentu ada tahap verifikasi berkas," kata Kepala DPMD Bulungan, Mahmuddin.

"Seperti Jelarai dengan Gunung Seriang ini batas desanya saja belum selesai, sepanjang batas itu belum selesai itu agak sulit dimekarkan," kata dia.

Mahmuddin mengatakan Desa Jelarai akan dimekarkan jadi 5 desa dan kelurahan baru, di mana desa dan kelurahan itu nantinya akan membentuk Kecamatan Jelarai.

Tak hanya di Jelarai, sejumlah usulan pemekaran juga disampaikan di daerah lainnya seperti di Desa Apung, Tengkapak, dan pemekaran di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dan Kelurahan Tanjung Selor Hulu.

"Total usulan itu ada 11, di Jelarai 4 dengan induk jadi 5, lalu di Apung ada 1, Tanjung Selor Timur 2, lalu Tanjung Selor Hilir 3, Tanjung Selor Hulu 1," jelasnya.

"Dari 11 usulan itu yang masih ada masalah batas desa ada di Jelerai, Gunung Seriang, Tengkapak dan Sepunggur," sambungnya.

Baca juga: Hari Terakhir Verifikasi Faktual di Bulungan, Lili Suryani Sebut Keputusan di KPU RI, Ada Perbaikan?

Pihaknya berharap penyelesaian batas desa dapat mulai rampung pada tahun depan. Sehingg agenda rencana pemekaran Kota Tanjung Selor dapat tetap berjalan. "Di 2023 kita target minimal sudah 5 batas desa itu selesai," ujarnya.

Lebih jauh, Mahmuddin mengatakan, dukungan anggaran juga dibutuhkan seandainya nanti terbentuk kelurahan-kelurahan dan kecamatan baru hasil dari pemekaran.

"Untuk nanti dibentuk kelurahan tentu ini membutuhkan biaya untuk operasional dan kami harapkan memang ada bantuan keuangan dari Pemprov untuk nantinya membiayai ini," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved