Berita Tarakan Terkini

Pemasukan Sapi dari Sulawesi Belum Diperbolehkan, Aktivitas Penyembelihan di RPH Terhenti Sementara

SE Satgas PMK, tidak bisa dapat suplai dari Sulawesi, pemasukan sapi dari Sulawesi masih belum diperbolehkan, aktivitas penyembelihan di RPH terhenti.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas penjualan sapi di salah satu peternak lokal di Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Selama beberapa pekan terakhir, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) terhenti sementara melakukan aktivitas pemotongan atau penyembelihan ternak sapi yang berlokasi di Kelurahan Karang Harapan.

Alasannya dikatakan untuk sementara ini sapi tidak bisa masuk atau belum bisa didatangkan dari luar Kaltara.

Ini disampaikan Pejabat Otoritas Veteriner (POV) atau Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, drh. Wikan Addi Cahya.

“Jadi beberapa minggu ini, RPH off potong sapi. Tidak bisa masuk dari Sulawesi, ada SE Satgas PMK, Tarakan tidak bisa dapat suplai dari Sulawesi,” jelasnya.

Baca juga: Launching Bertepatan Momen HUT Tarakan, Perda Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal Masih Tunggu ini

Pejabat Otoritas Veteriner (POV) atau Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, drh. Wikan Addi Cahya.
Pejabat Otoritas Veteriner (POV) atau Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, drh. Wikan Addi Cahya. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH)

Ia melanjutkan, Tarakan masuk zona hijau sementara, di Sulawesi, utamanya di Gorontalo dan Tolitoli masuk zona kuning. Sehingga berdasarkan SE Satgas, wilayah dengan zona kuning belum bisa masuk ke Tarakan yang berstatus zona hijau.

“Jadi gak bisa masuk ke Tarakan. Untuk kebutuhan daging dari Tarakan masih dari daging impor. Untuk daging lokal daging segar tidak ada,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, stok pedagang saat ini sedang kosong karena kebijakan satgas sebelumnya. Adapun ditanya sampai kapan disetop pemasukan sapi dari Gorontalo, lanjutnya menunggu sampai ada perubahan SE Satgas berikutnya.

“Kalau dinyatakan Sulawesi Zona Hijau, mungkin harus menunggu tahunan itu. Saya dengar informasi Pak Gubernur baru mau menembusi satgas. Sapi dan kambing yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sehingga saat ini diperkirakan harga di pasaran dinilai mahal. Ia menambahkan, prosedur pemotongan sapi di RPH masih sama.
“Prosedur penyembelihan di RPH saat ini masih sama dengan aturan sebelumnya,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved