Bulungan Memilih

Masa Verifikasi Faktual Perbaikan Parpol Baru Dimulai, Begini Penjelasan KPU Bulungan

Verfak perbaikan parpol. KPU Bulungan masih menunggu data dari KPU RI. Vefak parpol akan dilakukan mulai 24 November hingga 7 Desember 2022.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Anggota KPU Bulungan Divisi Teknis Penyelenggaraan Mahdi E Paokuma 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Tahapan Pemilu 2024 kini memasuki masa verifikasi faktual atau verfak perbaikan partai politik (parpol).

Tahapan Pemilu 2024 ini berlangsung selama dua pekan, sejak 24 November hingga 7 Desember mendatang di KPU Bulungan, Kalimantan Utara

KPU Bulungan tengah menanti data sampling dari KPU RI terkait data Verfak parpol yang harus diperbaiki.

Baca juga: KPU Tana Tidung Selesai Lakukan Verifikasi Faktual Perbaikan, Hanya Satu Partai Poltik

"Hari ini baru akan turun sampling dari pusat," kata Anggota KPU Bulungan Divisi Teknis Penyelenggaraan, Mahdi E Paokuma, Kamis (24/11/2022).

"Dari sampling akan kita verifikasi administrasi kembali terkait keanggotaan yang baru," kata Mahdi.

Menurut Mahdi, dalam Verfak perbaikan pihaknya hanya akan memverifikasi faktual keanggotaan sejumlah partai politik.

Baca juga: Tahapan Verfak Selesai, Bawaslu Tarakan Tunggu Data KPU Terkait Gugatan Parpol

Hal itu berdasar dari data yang dihimpun saat masa Verfak di bulan Oktober lalu.

Meski begitu, dirinya mengungkapkan kemungkinan parpol lain ikut verifkasi faktual perbaikan selain yang diindikasikan KPU Bulungan tetap terbuka.

Sebab data sampling diturunkan dari KPU RI bukan dari basis data KPU Bulungan.

Kantor KPU Bulungan di Jalan Ulin, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara
Kantor KPU Bulungan di Jalan Ulin, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Yang kita lakukan Verfak kepengurusan dan keanggotaan, tapi kalau kepengurusan sebenarnya sudah lengkap semua," kata Mahdi.

"Kalau untuk keanggotaan dari hasil Verfak emarin ada tiga parpol yang indikasinya masih perlu perbaikan, tapi kita tunggu dulu hasil samplingnya dari pusat," sambungnya.

Baca juga: Lima Parpol Proses Vermin Perbaikan, Keputusan di KPU RI, Daerah tak Berhak Putuskan TMS atau MS

Lebih jauh, Mahdi mengungkapkan metode dalam verifikasi faktual perbaikan tidak akan berbeda dengan proses verifikasi faktual yang sebelumnya telah dilakukan.

"Verifikasi faktual perbaikan itu mekanismenya sama dengan yang kemarin, jadi ditemui, dikumpulkan atau dengan media sarana informasi," tutur Mahdi.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved