Gempa Cianjur

Korban Gempa Cianjur Terpaksa Makan Wortel Busuk, Bantuan Logistik Dijarah di Tengah Perjalanan

Sejumlah ibu rumah tangga terlihat sedang membersihkan wortel busuk untuk dijadikan bahan makanan, Sabtu (26/11) kemarin. 

Editor: Sumarsono
tribun jabar
Suasana di posko distribusi bantuan bencana Kampung Pasir Ipis, RW 01 Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Minggu (27/11/2022). Tribun Jabar/ Adi Ramadhan 

TRIBUNKALTARA.COM - Kesedihan masih melanda pengungsi korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Seminggu setelah Gempa Cianjur, kisah pilu di pengungsian pun terdengar seperti yang ditemukan di Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat.

Sejumlah ibu rumah tangga terlihat sedang membersihkan wortel busuk untuk dijadikan bahan makanan, Sabtu (26/11) kemarin. 

"Ini yang ada saja dimanfaatkan, kan masih panjang waktunya," kata Heni, seorang warga.

Meski telah mendapatkan bantuan logistik, tapi bantuan tersebut masih terbatas karena jumlah pengungsi mencapai 200 orang.

Proses pengajuan bantuan juga dinilai terlalu lama.

"Lapor ke RT, ke desa, terus ke kecamatan, prosesnya lama. Sudah dikasih, cuma sedikit," sahut Sinta, pengungsi lain.

Selain berharap mendapatkan bantuan logistik makanan, warga di pengungsian juga berharap mendapatkan obat-obatan, selimut, dan tenda.

Baca juga: Bagi-bagi Makanan kepada Pengungsi Gempa Cianjur, Jokowi Beri Ayam Goreng, Kang Emil Bagikan Pizza

"Pengungsi sudah mulai mengeluhkan sakit, terlebih anak-anak, batuk-batuk, demam," ujar Heni menimpali.

Sementara itu seorang pengungsi posko tenda darurat, Halimah (115), meninggal dunia karena sakit komplikasi yang dideritanya, Jumat (25/11) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sempat beredar di media sosial jika Halimah warga Kampung Ciremis Wetan RT 02/04, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meninggal karena kelaparan.

Namun hal tersebut dibantah pihak keluarga dan ketua RW. Keluarga menyebut bahwa Halimah sudah sakit selama empat tahun sebelumnya.

Ditemui di tenda posko darurat, Iis Khodijah (30), mengatakan bahwa ibu neneknya tersebut sebelumnya sudah disuapin makan.

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil membagi-bagikan makanan cepet saji kepada warga pengungsi terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil membagi-bagikan makanan cepet saji kepada warga pengungsi terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat. (IST/BPMI Setpres/Muchlis Jr)

"Banyak saksinya di sini, nenek saya yang suapin makannya juga, jadi berita soal kelaparan itu tidak benar," ujar Iis.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved