MotoGP

Peluang Honda pada MotoGP 2023, Motor adalah Masalah yang Sangat Krusial di Tim Marquez

Berikut ini peluang Honda pada MotoGP 2023, motor menjadi masalah yang sangat krusial di tim Marc Marquez.

motogp.com
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez saat tampil pada balapan MotoGP Americas 2022 di Amerika Serikat, Senin (11/4/2022). Berikut ini peluang Honda pada MotoGP 2023, motor menjadi masalah yang sangat krusial di tim Marc Marquez. (motogp.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini peluang Honda pada MotoGP 2023, motor menjadi masalah yang sangat krusial di tim Marc Marquez.

Pada MotoGP 2022, Pol Espargaro dan Alex Marquez menjadi pembalap Honda yang paling merana.

Espargaro dan Marquez sama-sama mengalami 21 kecelakaan sepanjang MotoGP 2022.

Tak cuma mereka, Marc Marquez juga harus bekerja keras untuk mengendarai motor hingga batas limit dengan harus terjatuh sebanyak 18 kali.

Jumlah kecelakaan yang bisa dibilang cukup besar bagi Marc Marquez yang musim ini saja absen sebanyak delapan seri balapan.

"Manajemen Honda sudah buruk sejak lama. Mereka lebih fokus pada manusia daripada teknis dan itu belum membuahkan hasil sejauh ini," kata pengamat MotoGP Carlo Pernat dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP.

Dengan itu, Honda juga harus memikirkan dua pembalap anyar mereka yaitu Alex Rins dan Joan Mir.

Rins dan Mir bukan pembalap sembarangan, keduanya telah menghadirkan sejumlah prestasi bersama Suzuki.

"Honda pasti akan dipaksa untuk membuat motor yang dibuat untuk Marc Marquez," kata Pernat.

"Tapi bagaimana Mir atau Rins akan mengendarainya?."

"Kami tahu bahwa motor yang dikendarai Marc tidak bisa dikendarai oleh pembalap lain," ucap Pernat.

Honda sedang dalam rencana untuk mewujudkan kebangkitan mereka pada musim depan setelah babak belur dalam tiga musim terakhir.

Tim berlogo sayap tunggal itu sedang mempersiapkan dengan mengembangkan protipe motor 2023.

Carlo Pernat mengatakan perihal motor adalah masalah yang sangat krusial, terutama bagi para pembalapnya.

Pernat mengungkapkan Honda tak bisa hanya mementingkan satu pembalap saja soal pengembangan motor.

Ya, Honda lebih banyak mendengarkan Marc Marquez yang telah bertahun-tahun menjadi referensi.

Dampaknya adalah pembalap lain yang menjadi korban.

Alih-alih menciptakan motor yang mumpuni, justru pembalap Honda lainnya yang kesulitan untuk menjinakkan RC213V.

(*)

Sumber: BolaStylo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved