Liga Italia

Direksi Juventus Mundur Serentak dari Jabatan, Imbas Tersandung Dugaan Pemalsuan Laporan Keuangan

Tercatat ada sepuluh direksi termasuk Presiden Juventus Andrea Agnelli dan wakilnya Pavel Neved serta CEO Maurizio Arrivabene memilih resign.

Twitter/@DeadlineDaylive
Presiden Juventus Andrea Agnelli beserta wakilnya, Pavel Nedved - Dua orang penting raksasa Liga Italia beserta delapan direksi lainnya memutuskan mengundurkan diri lantaran tersandung kasus dugaan pemalsuan laporan keuangan. 

TRIBUNKALTARA.COM - Raksasa Liga Italia Juventus membuat geger publik setelah jajaran direksi Juventus mundur serentak dari jabatan setelah tersandung kasus dugaan pemalsuan laporan keuangan.

Tidak tanggung-tanggung, Gazzetto Dello Sport mencatat ada sepuluh direksi termasuk Presiden Juventus Andrea Agnelli dan wakilnya Pavel Neved serta CEO Maurizio Arrivabene memutuskan resign.

Andrea Agnelli merupakan salah satu tokoh penting dalam dunia sepak bola Eropa, dia telah menjabat sebagai Presiden Juventus selama 12 tahun terakhir.

Sementara Pavel Nedved, dia adalah legenda Juventus yang telah membuat 327 penampilan untuk Si Nyonya Tua pada 2001 dan 2009.

Pria 50 tahun itu diangkat menjadi dewan Juventus pada 2010 dan menjadi wakil presiden lima tahun kemudian.

Sedangkan Arrivabene, CEO Juventus ini memulai kariernya di Turin dari Formula Satu pada tahun 2019 dan diangkat menjadi CEO pada 2021 lalu.

Jajaran Direksi Juventus. Kabar menggemparkan datang dari Liga Italia, jajaran direksi Juventus secara bersamaan mengundurkan diri di tengah skandal klub.
Jajaran Direksi Juventus. Kabar menggemparkan datang dari Liga Italia, jajaran direksi Juventus secara bersamaan mengundurkan diri di tengah skandal klub. (Twitter/@DeadlineDaylive)

Baca juga: Ini Alasan Jajaran Direksi Juventus Mengundurkan Diri di Tengah Skandal, Liga Italia Gempar

Sisanya adalah tujuh direktur Juventus yang lain yakni Laurence Debroux, Massimo Della Ragione, Kathryn Fink, Daniela Marilungo, Francesco Roncaglio, Giorgio Tacchia dan Suzanne Heywood.

Dilansir dari Marca, jajaran direksi Juventus itu terlibat dalam dua kasus sekaligus.

Pertama, dugaan penggelembungan harga pemain mereka untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi pada saat menjualnya ke klub lain.

Berikutnya berkaitan dengan tahun fiskal 2020, karena krisis akibat pandemi, klub setuju untuk menunda pembayaran kepada pemain tertentu yang tidak termasuk dalam tahun fiskal tahun itu.

Juventus diduga memalsukan laporan keuangan pda tahun fiskal 2020 untuk menghindari pajak namun tetap meraup keuntungan.

Investigasi ini oleh kantor Kejaksaan Turin disebut dengan Prisma. Demi kelancaran penyidikan maka sepuluh direksi Juventus tersebut diminta mengundurkan diri.

Baca juga: Profil Nico Williams, Gemilang di Piala Dunia 2022 Bersama Spanyol Hingga Masuk Radar Juventus

Juventus tunjuk CEO baru

Bersamaan dengan pengumuman mundurnya sejumlah direksi, Juventus juga menyampaikan penunjukkan CEO baru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PSM Makasar
19
10
8
1
33
8
21
38
2
Madura United
19
11
3
5
26
14
10
36
3
Persib
18
11
3
4
31
25
5
36
4
Persija Jakarta
19
10
5
4
23
11
8
35
5
Bali United
19
11
1
7
40
21
14
34
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved