Berita Nunukan Terkini

Dua Pria di Dermaga Haji Putri Diamankan Polres Nunukan, Dugaan Penyelundupan Manusia ke Malaysia

2 pria diduga melakukan penyelundupan manusia terhadap 5 orang WNI, yakni 3 dewasa 2 anak-anak yang rencananya akan dipekerjakan ilegal di Malaysia.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Federiko Humas Polres Nunukan
Kedua terduga pelaku diamankan ke Mako Polres Nunukan setelah ketahuan mencoba selundupkan manusia untuk bekerja di Malaysia secara ilegal, pada Jumat (25/11/2022), sekira pukul 12.40 Wita. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dua pria di Nunukan diamankan polisi setelah ketahuan mencoba melakukan penyelundupan manusia untuk bekerja di Malaysia secara ilegal, pada Jumat (25/11/2022), sekira pukul 12.40 Wita.

Awal kejadian diduga penyulu[an manusia tersebut terjadi di Dermaga Tradisional Haji Putri, RT 17, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kedua pria terduga pelaku penyelundupan manusia itu yakni, HE (46) beralamat di Gang Kakap RT 17, Nunukan Timur, AK (43), beralamat di Jalan Ahmad Yani, RT 07, Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara.

Baca juga: Polres Nunukan Tetapkan Terduga Dalang Penyelundupan Manusia Jadi DPO, Kanit Reskrim: Kami Akan Cari

Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Siswati mengatakan kedua terduga pelaku penyelundupan manusia tersebut, diamankan di tempat yang berbeda.

Terduga pelaku HE tertangkap tangan oleh Unit Pidum Sat Reskrim Polres Nunukan, saat mengantar 5 WNI ke Dermaga Tradisional Haji Putri untuk diseberangkan ke Desa Bambangan.

"HE ini merupakan calo. Sementara 5 WNI itu terdiri dari 3 orang dewasa dan 2 anak anak. Mereka kami duga akan diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja tanpa melalui pemeriksaan Imigrasi. Alias ilegal," kata Siswati kepada TribunKaltara.com, Selasa (29/11/2022), pagi.

Baca juga: Belasan Calon PMI Ilegal Dicegat Masuk Malaysia, Polres Nunukan: Dugaan Penyelundupan Manusia

Lebih lanjut Siswati sampaikan bahwa setelah mengamankan HE sekira pukul 13.00 Wita, Unit Pidum Sat Reskrim Polres Nunukan melakukan penyelidikan ke Dermaga Desa Bambangan.

Alhasil, Polisi menemukan terduga pelaku berikutnya inisial AK yang sedang menunggu 5 WNI tersebut di Dermaga Desa Bambangan.

"Jadi HE ternyata tidak sendiri. Terduga pelaku AK saat itu menunggu 5 WNI diseberangkan dari Dermaga Haji Putri. Setelah tiba di Bambangan 5 WNI itu mau diberangkatkan ke Malaysia melalui daerah Aji Kuning, Sei Nyamuk," ucap Siswati.

Pelaku dugaan penyelundupan manusia 29112022
Kedua terduga pelaku diamankan ke Mako Polres Nunukan setelah ketahuan mencoba selundupkan manusia untuk bekerja di Malaysia secara ilegal, pada Jumat (25/11/2022), sekira pukul 12.40 Wita.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan terduga pelaku HE yakni surat cuti yang dikeluarkan oleh perusahaan di Malaysia.

Barang bukti lainnya yakni handphone android warna ungu.

Terhadap kedua terduga pelaku dipersangkakan Pasal 120 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian subsider Pasal 81 jo Pasal 69 Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved