Liga Italia

Ini Alasan Jajaran Direksi Juventus Mengundurkan Diri di Tengah Skandal, Liga Italia Gempar

Kabar menggemparkan datang dari Liga Italia, jajaran direksi Juventus secara bersamaan mengundurkan diri di tengah skandal klub.

Twitter/@DeadlineDaylive
Jajaran Direksi Juventus. Kabar menggemparkan datang dari Liga Italia, jajaran direksi Juventus secara bersamaan mengundurkan diri di tengah skandal klub. 

TRIBUNKALTARA.COM - Kabar menggemparkan datang dari Liga Italia, jajaran direksi Juventus secara bersamaan mengundurkan diri di tengah skandal klub.

Saat ini Juventus tengah tersandung skandal terkait transfer dengan nilai yang digelembungkan.

Penggelembungan dana transfer Juventus tersebut diyakini untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Oleh karena itu, laporan keuangan klub sejak tahun 2018, 2019, dan 2020 sedang diselidiki oleh pihak penyidik Turin.

Selain itu, jaksa penuntut Turin turut mencurigai penerimaan gaji pemain Juventus selama empat bulan yang diserahkan pada 2020 saat terjadi pandemi COVID-19.

Penyelidikan bertujuan untuk membuktikan bahwa para pemain Juventus tidak menginginkan pemangkasan gaji, tetapi hanya melewatkan satu bulan dan terus menerima uang berkat perjanjian pribadi dengan klub.

Hal itu bertentangan dengan apa yang Juventus, salah satu klub yang terdaftar di pasar saham, komunikasikan.

Presiden Juventus Andrea Agnelli beserta wakilnya, Pavel Nedved.
Presiden Juventus Andrea Agnelli beserta wakilnya, Pavel Nedved.

Baca juga: Profil Nico Williams, Gemilang di Piala Dunia 2022 Bersama Spanyol Hingga Masuk Radar Juventus

Adanya pembayaran gaji tersembunyi kepada para pemain Juventus menjadi salah satu hal yang dicurigai oleh penyidik.

"Mengingat sentralitas dan relevansi masalah hukum dan teknis-akuntansi tertunda, anggota direksi telah mempertimbangkan, sesuai dengan kepentingan sosial terbaik, untuk merekomendasikan agar Juventus menyediakan anggota direksi baru untuk mengatasi masalah ini," bunyi pernyataan Juventus melalui laman resmi mereka seperti yang dikutip oleh BolaSport.com.

"Juventus akan terus bekerja sama dengan pengawas dan otoritas terkait, tanpa mengurangi perlindungan haknya sehubungan dengan perselisihan terhadap laporan keuangan dan komunikasi Perusahaan oleh CONSOB dan oleh Kantor Kejaksaan," tulis keterangan dari pihak Juventus.

CONSOB dalam hal ini jika di Indonesia diibaratkan sebagai OJK alias Otoritas Jasa Keuangan bertugas untuk mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan di salah satu sektor pasar modal.

Dalam hal ini Juventus tercatat sebagai perusahaan umum terdaftar yang mesti tunduk pada CONSOB.

CONSOB sendiri juga telah melakukan pengecekan laporan keuangan Juventus dengan adanya kesalahan perhitungan atau disebut false accounting pada musim 2020-2021.

Pada waktu itu Juventus sempat diduga terlibat kasus mengenai plusvalenza yang akhirnya tidak terbukti di pengadilan.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    PSM Makasar
    19
    10
    8
    1
    33
    8
    21
    38
    2
    Madura United
    19
    11
    3
    5
    26
    14
    10
    36
    3
    Persib
    18
    11
    3
    4
    31
    25
    5
    36
    4
    Persija Jakarta
    19
    10
    5
    4
    23
    11
    8
    35
    5
    Bali United
    19
    11
    1
    7
    40
    21
    14
    34
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved