Berita Tana Tidung Terkini

Inovasi PAUD LARIS Sudah Diterapkan TKN Pembina, Mardianti: Perlu Penyempurnaan Agar tak Tertinggal

Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD LARIS sudah diterapkan TK Negeri Pembina, Mardianti: Perlu penyempurnaan agar tak tertinggal.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / RISNA
Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Tana Tidung, Mardianti mengatakan, inovasi pembelajaran berdiferensiasi melalui PAUD LARIS telah diterapkan di TK Negeri Pembina Tana Tidung.  

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Kepala Sekolah TK Negeri Pembina, Mardianti mengatakan, inovasi pembelajaran berdiferensiasi melalui PAUD LARIS telah diterapkan di sekolahnya.

Sekedar diketahui, PAUD LARIS merupakan strategi pembelajaran dengan lakukan asesmen, analisis hasil asesmen, rancang desain pembelajaran, inovatif, dan sinergi.

"Sudah diterapkan, jadi yang dilombakan itu yang sudah dilaksanakan dan masih terus dilaksanakan. Sudah kami laksanakan di sekolah mulai tahun ajaran baru tadi," ujar Mardianti kepada TribunKaltara.com, Selasa (29/11/2022)

Dia mengatakan, pembelajaran berdiferensiasi ini telah dilaksanakan di TK Negeri Pembina.

Baca juga: Lima Puskesmas di Tana Tidung Dapat Alat USG dan Tabung Oksigen, Program KTT Sehat

Hanya saja, saat ini telah menggunakan kurikulum baru yakni kurikulum merdeka. Sehingga, perlu strategi baru dalam pembelajaran berdiferensiasi.

"Jadi saya lebih sempurnakan pembelajaran berdeferensiasinya melalui langkah-langkah yang ada dalam PAUD LARIS tadi itu," terangnya.

Dia mengatkan, dalam desain rancang pembelajaran, dirinya selalu melakukan pendampingan rutin.

Yang mana, setiap sekali seminggu dia meminta para guru TK Negeri Pembina mempresentasikan rancangan pembelajaran.

Bahkan melalui strategi ini, dirinya berkewajiban memantau para guru dalam menata lingkungan main.

"Ketika saya di luar daerah, mereka wajib mengirimkan foto maupun video di grup (Whatsapp). Supaya kita bisa memberikan masukan, kalau memang misalnya ada yang kurang dan harus disempurnakan gitu," katanya.

Lebih lanjut dia sampaikan, strategi pembelajaran berdiferensiasi melalui PAUD LARIS ini, tentu selalu ada evaluasi.

Baca juga: Dianugerahi Menjadi Bapak Badan Permusyawaratan Desa Tana Tidung, Ini Kata Bupati KTT Ibrahim Ali

Hal ini sebagai upaya, dalam menyempurnakan metode pembelajaran. Sehingga tak tertinggal dengan sekolah penggerak lainnya.

"Karena kami kurikulum merdekanya jalur mandiri, kami harus mengevaluasi, mengikuti lagi melalui portal merdeka belajar.

Nah kalau yang sekolah penggerak kan tidak. Mereka dilakukan pendampingan khusus, kalau kami yang mandiri ini harus belajar sendiri," pungkasnya.

Penulis: Risna

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved