Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Coba Fasilitasi WNI Bekerja ke Malaysia Secara Ilegal, Seorang Calo di Nunukan Diamankan Polisi

Melihat dua pria yang mencurigakan saat mencoba fasilitasi WNI bekerja ke Malaysia secara ilegal, seorang calo di Nunukan diamankan polisi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Ilustrasi - Puluhan PMI tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Jumat (28/10/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Seorang calo di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) diamankan Polisi, lantaran mencoba fasilitasi dua WNI untuk bekerja di Malaysia secara ilegal, Jumat (02/12/2022), sekira pukul 06.45 Wita.

Terduga pelaku inisial SP (50), laki-laki beralamat di Jalan Sungai Sembilan, Kecamatan Nunukan Selatan.

Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Siswati mengatakan pihaknya mendapat informasi dari masyarakat ada seseorang diduga tanpa badan hukum berupaya menempatkan WNI untuk bekerja di Malaysia.

Bahkan tanpa disertai dengan demand letter (perjanjian kerja) maupun job order (kontrak kerja) dari perusahaan tujuan.

Baca juga: Bentuk Pengendalian Inflasi, Pemkab Nunukan Serahkan Bantuan Peralatan Produksi Sektor Perikanan

"Sesuai informasi dua WNI tersebut berasal dari Flores Timur. Terduga pelaku mencoba fasilitasi WNI tersebut untuk berangkat ke Tawau, secara ilegal," kata Siswati kepada TribunKaltara.com, pukul 19.35 Wita.

Dua WNI yang dimaksud inisial YN (32) dan YK (56). Kedua pria tersebut bekerja sebagai petani di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siswati menuturkan setelah mendapat informasi tersebut, personel Polres Nunukan langsung menindaklanjuti ke dermaga tradisional di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat.

"Begitu anggota kami melihat dua pria yang mencurigakan, akhirnya dilakukan pemeriksaan identitas. Keduanya mengakui akan melakukan perjalanan ke Tawau tanpa paspor," ucapnya.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, dua orang WNI tersebut dibawa ke Polres Nunukan.

"Hasil interogasi kedua WNI itu. Anggota melakukan pengembangan dan didapatlah orang yang diduga mencoba memfasilitasi mereka bekerja ke Malaysia secara ilegal," ujarnya.

Dari tangan terduga pelaku, Polisi mengamankan uang tunai sebesar RM700 atau setara Rp2.455.415 dan 3 unit handphone.

Baca juga: Perayaan Natal Sebentar Lagi, Bupati Nunukan Harap Berjalan Kondusif, Laura: Tetap Berhati-hati

Terhadap terduga pelaku calo SP dipersangkakan Pasal 81 jo Pasal 69 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia jo Pasal 53 KUHP.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved