Berita Nunukan Terkini

Perayaan Natal Sebentar Lagi, Bupati Nunukan Harap Berjalan Kondusif, Laura: Tetap Berhati-hati

Terkait bom molotov sudah ditangani Polres Nunukan, perayaan Natal sebentar lagi, Bupati Nunukan harap berjalan kondusif, Laura: Tetap berhati-hati

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pada 25 Desember nanti seluruh dunia merayakan perayaan Natal 2022. Bupati Nunukan Asmin Laura berharap perayaan Natal di daerahnya berjalan kondusif.

Hal itu dia sampaikan mengingat beberapa kejadian ancaman terorisme terjadi saat momentum perayaan Natal dan tahun baru di tanah air.

Apalagi tiga bulan lalu di Nunukan terjadi pelemparan bom molotov di halaman sebuah rumah ibadah oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui.

"Semoga perayaan Natal tahun ini berjalan kondusif. Terkait bom molotov sudah ditangani Polres Nunukan.

Kami dari pemerintah daerah mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Jumat (02/12/2022), pukul 15.30 Wita.

Baca juga: Bupati Nunukan Laksanakan Safari Natal 2022 di Wilayah Kabudaya, Asmin Laura: Semoga Berjalan Lancar

Laura mengaku, ia sudah meminta kepada Polres Nunukan untuk memberikan pengawalan yang ketat terhadap pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru.

"Panitia Natal harus koordinasi lebih awal kepada aparat keamanan. Sehingga ada pengawalan saat perayaan Natal. Tidak hanya Gereja, juga rumah ibadat, dan tempat lainnya yang digunakan untuk Natal bersama," ucapnya.

Baru Bentuk Panitia Natal

Sementara itu, Ketua Dewan Pastoral Paroki St Gabriel Nunukan, Arsenius Sele menuturkan Gereja Katolik di Nunukan baru saja melakukan pembentukan panitia Natal.

Sehingga untuk jadwal perayaan dan teknis pelaksanaan misa Natal dan tahun baru masih dalam proses pembahasan.

"Minggu ini panitia baru menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan misa Natal dan tahun baru. Termasuk jadwal perayaan misa," ujar Arsenius Sele.

Menurutnya, permintaan pengamanan dari aparat TNI-Polri selama perayaan Natal dan tahun baru sudah menjadi hal yang wajib dilakukan tiap tahunnya.

"Pasti nanti panitia akan bersurat kepada aparat TNI-Polri untuk melakukan pengamanan di luar Gereja. Panitia buat dulu jadwal perayaan misa baru dilampirkan dalam surat permohonan pengamanan," tuturnya.

Baca juga: Niat Bertemu Istri di Indonesia, WNA Malaysia tak Punya Paspor Diamankan Imigrasi Nunukan

Dia mengimbau kepada umat Gereja Katolik untuk tidak terprovokasi dengan situasi berkaitan ancaman teror.

Arsenius berharap perayaan Natal tahun ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

"Kami minta umat tidak terlalu bereaksi terhadap situasi yang berhubungan dengan ancaman teror. Ada aparat yang menjaga. Tapi harus tetap waspada," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved