Berita Malinau Terkini

Kontribusi Perekonomian Malinau di Tahun 2022 Masih Didominasi Sektor Pertambangan dan Galian

Di dalam data BPS Malinau, Kalimantan Utara untuk kontribusi lapangan usaha pertambangan masih berada di peringakt pertama ykani 52,58 persen.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Aktivitas bongkar muat pertambangan batu bara di perairan Sungai Sesayap wilayah Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (6/12/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Struktur perekonomian di Malinau, Kalimantan Utara masih didominasi sektor Pertambangan dan Galian tahun 2022.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Malinau mencatat ada tiga lapangan usaha dengan kontribusi terhadap PDRB terbesar di Malinau pada Triwulan III tahun ini.

Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian menempati peringkat pertama, yakni berkontribusi sebesar 52,58 persen.

Baca juga: Dugaan 21 Izin Usaha Pertambangan di Kaltim Palsu mulai Diselidiki, Polda Bentuk Tim Gabungan

Disusul lapangan usaha kontruksi 13,85 persen dan ketiga, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Sebesar 10,71.

"Struktur PDRB Malinau menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada Triwulan III-2022 masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 52,58 persen," ujar Kepala BPS Malinau, Supriyanto melalui Statistisi, Selasa (6/12/2022).

Periode yang sama Triwulan III tahun ini, tercatat perekonomian Malinau mengalami pertumbuhan 5,16 persen periode tahun sebelumnya.

Baca juga: Terungkap 21 Izin Usaha Pertambangan di Kaltim Diduga Palsu, Pemprov Investigasi dan Lapor Polisi  

Hal ini disebabkan oleh tumbuhnya hampir semua lapangan usaha, kecuali lapangan usaha Konstruksi yang mengalami kontraksi dalam pertumbuhannya sebesar 2,12 persen.

"Hal ini disebabkan oleh tumbuhnya hampir semua lapangan usaha, kecuali lapangan usaha Konstruksi yang mengalami kontraksi dalam pertumbuhannya sebesar 2,12 persen," katanya.

Perbandingan Triwulan III tahun 2022 dibanding tahun sebelumnya, Lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,78 persen.

Aktivitas bongkar muat pertambangan batu bara di perairan Sungai Sesayap wilayah Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (6/12/2022).
(TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)
Aktivitas bongkar muat pertambangan batu bara di perairan Sungai Sesayap wilayah Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (6/12/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Disusul lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh sebesar 13,46 persen, Penyedia Akomodasi dan Makan Minum tumbuh sebesar 11,47 persen, Transportasi dan Pergudangan tumbuh sebesar 10,51 persen.

Sementara, Jasa Lainnya tumbuh sebesar 9,02 persen; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 7,97 persen.

Baca juga: Jasa Pertambangan Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kaltara, Triwulan II Tumbuh 4,91 Persen 

Jasa Pendidikan tumbuh sebesar 7,57 persen; dan Informasi dan Komunikasi tumbuh sebesar 7,50 persen; Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 7,27 persen.

Lapangan usaha lainnya mengalami pertumbuhan di bawah 6 persen.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved