Berita Kaltara Terkini

Update Perkembangan Kasus Pungli di KSOP Tarakan, Polda Kaltara Periksa Puluhan Orang

Dirreskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Hendy F Kurniawan menyampaikan pendalaman penyelidikan kasus pungli di KSOP Tarakan, periksa puluhan orang.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Dirreskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Hendy F Kurniawan 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Ditreskrimsus Polda Kaltara menyampaikan pendalaman kasus pungutan liar atau pungli yang melibatkan petugas di KSOP Tarakan terus berjalan.

Direktur Reskrimsus ( Dirrekrimsus ) Polda Kaltara Kombes Pol Hendy F Kurniawan mengatakan telah memeriksa puluhan orang terkait kasus pungli itu.

Pemeriksaan itu dilakukan terhadap sejumlah orang yang diduga menyetorkan uang kepada IS, yang saat itu bertugas sebagai Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Tarakan.

"Kita masih memeriksa pihak-pihak yang diduga memberikan uang kepada tersangka," kata Kombes Pol Hendy F Kurniawan, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Monitoring Tes Tertulis PPK di Tana Tidung, Ketua KPU Kaltara: Jadwal Tahapan di Desember Padat

"Kita masih lakukan pendalaman jadi pemeriksaan masih berjalan, yang jelas semua pihak yang terkait itu kita minta keterangan, total sudah 50 orang kita periksa," ungkapnya.

Meski sudah memeriksa puluhan orang, Kombes Pol Hendy mengaku belum menetapkan tersangka baru atas kasus pungli itu.

Dirinya juga enggan mengungkapkan hasil pemeriksaan Kepala KSOP Tarakan terkait dugaan kasus pungli tersebut.

Ia mengatakan dengan proses penyelidikan yang masih berlangsung pihaknya kembali memperpanjang masa penahanan tersangka IS.

Baca juga: Update Kasus Korupsi Saluran Air Mansalong Nunukan, Ini Penjelasan Dirreskrimsus Polda Kaltara

"Penahanan kita perpanjang, untuk tersangka belum ada penambahan," kata dia.

Diketahui sebelumnya, pada November lalu, jajaran Ditreskrimsus Polda Kaltara melakukan operasi tangkap tangan di kantor KSOP Tarakan.

Dari operasi tersebut terungkap prakek dugaan pungli pengurusan dokumen surat persetujuan berlayar (SPB) yang dilakukan oleh IS, Pejabat Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved