Berita Kaltara Terkini

Kasus Covid-19 Meningkat, Dinkes Kaltara Sebut Tak Akan Batasi Kegiatan Masyarakat

Lima daerah di Kalimantan Utara, hanya ada 1 daerah yang zona hijau yakni, Tana Tidung. Sedangkan Bulungan, Malinau, Nunukan, Tarakan zona kuning.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Dinkes Kaltara Usman 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kasus Covid-19 Kalimantan Utara mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir.

Bahkan dari lima kabupaten kota di Kalimantan Utara hanya Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang masih dalam status zona hijau.

Adapun empat daerah lainnya yakni Bulungan, Malinau, Tarakan dan Nunukan masuk dalam zona kuning.

Baca juga: Update Kasus Positif Corona Nunukan, Tersisa 3 Pasien, Jubir Satgas Covid-19: Sembuh Satu Orang

Berdasarkan data terakhir menunjukan terdapat 76 kasus aktif positif Covid-19 di Kalimantan Utara.

"Memang ini tiga minggu terakhir ada peningkatan kasus," kata Usman, Kamis (8/12/2022).

"Kalau untuk Tana Tidung belum ada penambahan kasus baru jadi masih hijau," ungkapnya.

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Naik, Ini Capaian Vaksinasi di Kaltara, 160 Pasien Masih Menjalani Perawatan

Usman mengatakan Dinkes bersama instansi lain telah melakukan rapat koordinasi bersama terkait pencegahan peningkatan kasus Covid-19.

Usman mengatakan sejumlah instansi sepakat untuk mengintensifkan kembali imbauan keapda masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang kembali digelar oleh Dinkes Bulungan di Pos Dinkes Bulungan belum lama ini
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang kembali digelar oleh Dinkes Bulungan di Pos Dinkes Bulungan belum lama ini (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Aras)

"Kita sudah rapat koordinasi dengan TNI Polri dan instansi lain terkait upaya pencegahan," katanya.

Meski akan mengintensifkan imbauan, Usman memastikan tidak akan ada pengetatan aktivitas masyarakat.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Bulungan Prioritaskan Kelompok Komorbid, Dinkes Singgung Soal Pemahaman

Menurut Usman di tengah situasi pereekonomian saat ini membatasi kegiatan masyarakat bukanlah opsi yang tepat.

"Kita akan ada patroli tapi bukan razia, imbauan saja, karena kalau ada pengetatan kita juga berpikir terkait dampak ekonomi," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved