Breaking News:

Pemindahan IKN

Wijaya Karya Bangun 22 Tower Rusun untuk Hunian Pekerja IKN Nusantara, Segini Nilai Proyeknya!

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ( WEGE ) mulai membangun 22 tower rumah susun ( Rusun ) untuk hunian pekerja proyek IKN Nusantara.

Editor: Sumarsono
IST/instagram/nyoman_nuarta
Desain Istana Negara di IKN Nusantara karya Nyoman Nuarta yang saat ini tengah dibangun di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTARA.COM - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ( WEGE ) mulai membangun 22 tower rumah susun ( Rusun ) untuk hunian pekerja proyek IKN Nusantara.

Tercatat hingga November 2022 ini, progres pembangunan rusun hunian pekerja konstruksi Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara ini sudah mencapai 60,03 persen.

"Hal ini menunjukkan kemajuan positif dari perencanaan," ujar Direktur Operasi I PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Bagus Tri Setyana kepada media, Kamis (8/12).

Proyek hunian pekerja IKN Nusantara ini sendiri bernilai Rp 567 miliar dengan waktu pelaksanaan mulai 29 Agustus 2022 hingga 20 Januari 2023 atau 145 hari.

"Di proyek ini, WEGE mengerjakan pekerjaan design and build, landscape, dan hardscape.
Dari 22 tower, WEGE mengerjakan 12 tower dengan menggunakan teknologi modular sebanyak 1.739 unit, yang didalamnya sudah termasuk MEP dan kelengkapan fasilitas ruangan seperti tempat tidur, dan lainnnya," kata Bagus.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan di IKN Nusantara, Program Food Estate di Kaltim Terus Diidentifikasi  

Dia menambahkan, pembangunan hunian pekerja konstruksi menggunakan teknologi modular ini nantinya dapat dialihfungsikan setelah pembangunan IKN Nusantara selesai. 

“Teknologi modular WGF dari WEGE memang teruji, khususnya untuk pekerjaan-pekerjaan yang sangat cepat dan di area-area tertentu.

Modular WGF WEGE ini memiliki konstruksi baja, tapi bisa knock down," pungkasnya.

Sementara itu emiten properti, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) menyatakan beberapa hotel perusahaan di kawasan IKN Nusantara mengalami peningkatan tingkat hunian kamar.

Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana Tbk Tjia Daniel Wirawan mengatakan, tingkat hunian kamar Grand Jatra Hotel Balikpapan tumbuh dari 53,69 persen pada kuartal III 2021 menjadi 78,12 persen pada kuartal III tahun 2022.

Baca juga: Tertarik Proyek Pembangunan IKN Nusantara, Investor Malaysia Berpeluang Besar Ikut Tanamkan Modal

"Hotel bintang 5 ini memiliki 215 kamar," ujar Tjia.

Kemudian, tingkat hunian Astara Hotel yang memiliki 346 kamar tumbuh sebesar 53,69 persen pada kuartal III 2022 dibanding 31,43 persen pada kuartal III 2021.

Menurut Tjia, peningkatan tingkat hunian kamar di Grand Jatra Hotel Balikpapan dan Hotel Astara didorong oleh beberapa faktor.

Luasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah ditetapkan. Berdasarkan Pasal 6 UU IKN, wilayah daratan Nusantara memiliki luas sekitar 256.142 hektare.
Luasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah ditetapkan. Berdasarkan Pasal 6 UU IKN, wilayah daratan Nusantara memiliki luas sekitar 256.142 hektare. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Selain karena menurunnya angka penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan, juga lantaran pembangunan IKN Nusantara yang berjarak dekat dengan kota Balikpapan.

"Ini memberikan kontribusi positif untuk perekonomian Kota Balikpapan," katanya.

Karena itu, seiring dengan rencana pindahnya Ibu Kota Negara ke Nusantara di Kalimantan Timur, perusahaan yakin kawasan Balikpapan Super Block semakin diminati untuk hunian maupun investasi.

Baca juga: Presiden dan DPR RI Mulai Berkantor di IKN Nusantara Kaltim pada Tahun 2024

Tjia menambahkan, perusahaan memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan kawasan Balikpapan Super Block, di antaranya menyelesaikan pembangunan Pentacity Hotel yang diluncurkan 8 Desember 2022.

"Pentacity Hotel terletak di Kawasan Balikpapan Superblock, yang terdiri dari dua pusat perbelanjaan di Kota Balikpapan yaitu e-Walk dan Pentacity Shopping Venue," pungkasnya. (Tribun Network/van/wly)

Baca berita menarik Tribun Kaltara lainnya di Google News atau Google Berita!

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved