Berita Kaltara Terkini

Satu Korban Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas Ilegal di Kaltara Belum Dipastikan Anggota TNI

Kabar terkait tewasnya seorang anggota TNI AD akibat tertimbun longsoran tambang emas ilegal di Bulungan, Kalimantan Utara masih diselidiki.

TRIBUNKALTARA.COM / DWI ARDIANTO
Kapendam VI Mulawarman Letkol Arm Kukuh Dwi Antono. Dia menyebut, korban tewas di Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara belum dipastikan anggota TNI AD. 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Kabar terkait tewasnya seorang anggota TNI AD akibat tertimbun longsoran tambang emas ilegal di Bulungan, Kalimantan Utara masih diselidiki.

Ditemui TribunKaltara.com, Kapendam VI Mulawarman Letkol Arm Kukuh Dwi Antono membenarkan adanya kabar korban tewas.

Namun validasi terkait kebenaran bahwa salah satu korbannya merupakan anggota TNI AD belum bisa dipastikan.

Memang ia memastikan bahwa jasad korban sudah ditemukan, namun belum teridentifikasi menyoal identitas maupun kronologisnya.

Baca juga: Camat Sekatak Sebut Jenazah Anggota TNI AD Korban Longsor Tambang Emas IIegal Dibawa ke Tarakan

Alat berat disita kepolisian dari lokasi tambang emas ilegal di Sekatak Bulungan yang melibatkan oknum Polri Briptu Hasbudi
Alat berat disita kepolisian dari lokasi tambang emas ilegal di Sekatak Bulungan yang melibatkan oknum Polri Briptu Hasbudi (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Pimpinan juga sudah memerintahkan Danpomdam untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut. Apakah itu benar anggota TNI atau warga sipil, kita masih penyelidikan," ungkap Kukuh, Jumat (13/1/2023).

Kata dia, Pomdam VI Mulawarman telah menerjunkan tim investigasi pada Selasa (10/1/2023) untuk menyelidiki kabar tersebut.

Dikonfirmasi lebih lanjut, pihaknya belum menerima laporan kehilangan anggota oleh satuan di Bulungan.

Baik dari Kodim maupun Brigif.

"Kalau memang terbukti benar anggota TNI, kita akan cek lagi sejauh mana dia terlibat dalam kegiatan itu, apakah dia menambang atau dia mungkin sedang menolong," terang Kukuh.

Ia menegaskan, ketika nantinya sudah ada perkembangan, maka nanti akan diinformasikan lebih lanjut.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved