Liga Italia

Nicolo Zaniolo Gusar Nasibnya Digantung AS Roma, Giallorossi Tak Kunjung Tawarkan Kontrak Baru

Nicolo Zaniolo justru lebih banyak mengoleksi kartu kuning sebanyak enam sebagai buntut dari pelanggaran yang dibuatnya sepanjang pertandingan.

asroma.com
Pemain AS Roma, Nicolo Zaniolo - Pemain 23 tahun itu mulai gusar lantaran nasibnya digantung Giallorossi, hingga kini klub ibu kota tidak kunjung menawarkan kontrak baru. 

TRIBUNKALTARA.COM - Nicolo Zaniolo mulai was-was lantaran nasibnya digantung AS Roma. Raksasa Liga Italia itu tidak kunjung menawarkan kontrak baru kepada sang pemain.

Masa depan Nicolo Zaniolo bersama AS Roma mulai diragukan. Diketahui, kontrak pemain 23 tahun itu tersisa 17 bulan.

Akan tetapi, sampai detik ini belum ada tanda-tanda dari AS Roma untuk menawarkan perpanjangan kontrak ke Nicolo Zaniolo.

Dilansir TribunKaltara.com dari La Gazzetta dello Sport, performa Nicolo Zaniolo yang angin-anginan disinyalir menjadi penyebabnya.

Baca juga: Dibalik Kemenangan AS Roma atas Genoa, Zaniolo Robek Jersey saat Jeda Babak Pertama, Kenapa?

Pada musim ini, penampilan Nicolo Zaniolo memang naik turun alias fluktuatif.

Dari 17 pertandingan yang dimainkan, mantan pemain Inter Milan itu baru mendulang dua gol dan tiga assist.

Nicolo Zaniolo justru lebih banyak mengoleksi kartu kuning sebanyak enam sebagai buntut dari pelanggaran yang dibuatnya sepanjang pertandingan.

Memasuki paruh kedua musim 2022/2023, AS Roma belum juga membuka negosiasi dengan agen Nicolo Zaniolo.

Potret Nicolo Zaniolo merobek jersey yang ia pakai saat jeda turun minum dalam pertandingan kontra Genoa di Coppa Italia.
Potret Nicolo Zaniolo merobek jersey yang ia pakai saat jeda turun minum dalam pertandingan kontra Genoa di Coppa Italia. (Twitter)

Baca juga: AS Roma Enggan Gegabah Perpanjang Kontrak Nicolo Zaniolo, Jose Mourinho Perlu Bukti dari Sang Pemain

Pembicaraan terakhir antara klub dengan wakil peamin itu berlangsung pada Oktober tahun lalu di mana Nicolo Zaniolo menuntut kenaikan gaji.

Kekinian, Nicolo Zaniolo sendiri sudah mulai was-was akan masa depannya bersama AS Roma.

Hal itu terlihat dari penampilannya dalam pertandingan Coppa Italia antara AS Roma vs Torino kemarin.

Dalam pertandingan itu, Nicolo Zaniolo dinilai tidak bertanding dengan tenang.

Dia bahkan tertangkap kamera mengumpat sembari merobek jersey yang ia kenakan saat jeda turun minum.

Nicolo Zaniolo pun terancam kena sanksi atas perbuatannya dengan tidak diperbolehkan membela AS Roma di babak perempat final Coppa Italia.

Baca juga: Hasil AS Roma vs Genoa di Coppa Italia, Gol Minimalis Loloskan Dybala Cs ke Perempat Final

Terlepas dari performa dan kontrak Nicolo Zaniolo, pemain 23 tahun itu masih diandalkan Jose Mourinho.

The Special One bahkan membela pemainnya ketika para fan mencemooh aksi Zaniolo di lapangan.

Alasan Nicolo Zaniolo robek jersey

Dilansir TribunKaltara dari Corriere della Sera, pemain 23 tahun itu dilaporkan kecewa dengan dirinya sendiri lantaran gagal memberi dampak selama 45 menit pertama.

Dalam pertandingan itu, Nicolo Zaniolo tampil sebagai starter.

AS Roma pun mendominasi jalannya pertandingan sejak kick off dimuilai, namun skor kacamata bertahan sampai babak pertama usai.

Hal itu disinyalir membuat Nicolo Zaniolo kecewa dengan dirinya sendiri.

Laporan yang sama mengklaim, manajer sepak bola AS Roma Tiago Pinto sampai turun tangan untuk menenangkan pemain andalan Jose Mourinho.

Nicolo Zaniolo saat bertanding melawan Ludogorets di laga penutup Liga Europa di Stadion Olimpico, Jumat (4/11/2022).
Nicolo Zaniolo saat bertanding melawan Ludogorets di laga penutup Liga Europa di Stadion Olimpico, Jumat (4/11/2022). (asroma.com)

Baca juga: Bursa Transfer AS Roma, Rick Karsdorp Dipinang AC Milan KW, Shomurodov Sepakat Gabung Torino

Di sisi lain Football Italia melaporkan, Nicolo Zaniolo juga mendapat cemooh dari para fan karena performanya yang tidak maksimal.

Juru taktik AS Roma, Jose Mourinho lantas memberi pembelaan untuk pemain andalannya.

“Saya bukan lagi anak-anak, saya akan segera berusia 60 tahun, tetapi saya tahu bahwa ketika Anda memberikan semua yang Anda miliki, Anda tidak perlu memberi lebih,"

“Ketika seorang pemain memberikan segalanya, dia selalu memiliki respect dari ku. Saya menyesal mendengar cemoohan untuk Zaniolo, saya meminta orang-orang untuk tidak mencemooh pemain saya.”

Pelatih berjuluk The Special One itu bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada Nicolo Zaniolo.

"Saya menyesal telah mendengar cemoohan pada saat jeda,"

“Empati telah terbangun sejak lama, sebagai sebuah grup kami selalu memberikan yang terbaik dan saya menyesal telah mendengar cemoohan untuk Zaniolo, dia adalah contoh yang bagus dari seorang pemain yang memberikan segalanya.

Baca juga: Bikin Inter Milan Gigit Jari, AS Roma Selangkah Lagi Pagari Chris Smalling dengan Kontrak Baru

“Saya belajar sebagai seorang anak bahwa jika Anda memberikan segalanya, Anda tidak dapat memberi lebih. Zaniolo memberikan semua yang dia miliki, sejarah Roma saya kecil tetapi orang-orang mendengarkan saya.

“Saya katakan mereka bisa mencemooh tim, pelatih, hasil tapi bukan pemain individu. Saya minta maaf untuk Zaniolo, saya minta maaf karena klub saya tidak memiliki kepribadian yang lurus. Alih-alih pergi ke sini, Anda bisa pergi ke sana-sini.”

(*)

Berita tentang Liga Italia

Join Grup Telegram Tribun Kaltara untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltaracomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

TikTok officialtribunkaltara

Follow Helo TribunKaltara.com

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved