Berita Malinau Terkini

Rawan Jadi Komoditas, Berikut Empat Poin Deklarasi Damai Tokoh Agama Sikapi Tahun Politik di Malinau

Mendekati tahapan pemilu Kerukunan Umat Beragama di Malinau lakukan Deklarasi Damaid dalam menjaga kerukunan beragama.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Deklarasi damai umat beragama oleh tokoh agama dan pemuda bersama Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Menjelang tahapan puncak Pemilu serentak 2023 di Malinau, tokoh agama dan pemuda berkomitmen untuk menjaga kerukunan di Malinau, Kalimantan Utara.

Kementerian Agama Kabupatrn Malinau memfasilitasi toh agama dan pemuda di Malinau mendeklarasikan 4 poin utama deklarasi damai umat beragama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie menerangkan ada 4 poin utama deklarasi pada bertepatan peringatan Hari Amal Bakti Kemenag ke-77 pada 13 Januari 2023 lalu.

Baca juga: Kanwil Kemenag Kaltara Sebut Sikap Moderat Diperlukan, Jalin Kerukunan Antar Umat Beragama

Dideklarasikan bersama tokoh lintas agama, pemuda dan Kemenag Malinau.

"Deklarasi damai umat beragama disampaikan tokoh lintas agama di Kantor Kemenag Malinau.Deklarasi ini serentak di seluruh Indonesia dalam rangka peringatan hari amal bakti Kementerian Agama ke 77," ujarnya saat ditemui TribunKaltara.com, Rabu (18/1/2023).

Sapriansyah Alie menjabarkan 4 poin deklarasi berisi komitmen merawat keberagaman, mengukuhkan gerakan moderasi beragama, menghindari ujaran kebencian dan segala tindakan pembelahan sosial akibat polarisasi politik.

Baca juga: Toleransi Umat Beragama Sudah Terjalin, Gubernur Kaltara Minta Saling Jaga dan tak Perkeruh Suasana

Termasuk poin penting menjelang Pemilu serentak 2024 mendatang. Berisi komitmen untuk tidak menjadikan rumah ibadah sebagai tempat kampanye atau aktivitas politik sesuai larangan UU Pemilu.

"4 Poin ini termasuk menjaga keharmonisan umat beragama di Malinau menjelang tahun politik. Upaya kita bersama untuk menghindari hal-hal yang dapat berakibat pada pembelahan sosial utamanya mendekati Pemilu," ungkap Sapriansyah Alie.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie saat ditemui di Malinau Kota, Kalimantan Utara, Rabu (18/1/2023)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie saat ditemui di Malinau Kota, Kalimantan Utara, Rabu (18/1/2023) (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Malinau, Wesly Lufung menerangkan deklarasi damai sebagai upaya menjaga keharmonisan umat beragama.

"Utamanya mendekati tahapan puncak Pemilu, tugas kita bersama menjaga keberagaman yang terjaga selama ini di Malinau," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved