Berita Malinau Terkini

Muspa Pertama Malinau, Ketua PB FKWT Kaltara Paparkan Sejarah Organisasi, Sudah Terbentuk Sejak 1998

Musyawarah Pagun Forum Komunikasi Warga Tidung Kabupaten Malinau atau Muspa 1 FKWT Malinau resmi dibuka hari ini, Selasa (24/1/2023).

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Musyawarah Pagun Forum Komunikasi Warga Tidung Malinau di Balai Pertemuan Umum Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimamtan Utara, Selasa (24/1/2023). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Musyawarah Pagun Forum Komunikasi Warga Tidung Kabupaten Malinau atau Muspa 1 FKWT Malinau resmi dibuka hari ini, Selasa (24/1/2023).

Pada seremoni pembukaam di Balai Pertemuan Umum Malinau Kota, Ketua Pengurus Besar FKWT Kalimantan Utara, Ibrahim Ali menceritakan sepenggal sejarah pembentukan organisasi.

Menurutnya, FKWT Provinsi Kalimantan Utara bukan merupakan wadah baru. Melainkan sudah terbentuk sejak tahun 1998 lalu.

"PB FKWT sudah terbentuk oleh senior dan pendahulu kami. Terbentuk sekira tahun 1998. Ketua pertama adalah Mantan Bupati Bulungan, pada saat itu Bapak H Budiman Arifin," ujarnya, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Dilaporkan Keluarga Minggu Dini Hari, Polisi Temukan Anak Bawah Umur yang Hilang di Malinau Kota

Roda organisasi sempat berjalan dua kali kepemimpinan pada masanya. Hj Budiman Arifin kembali terpilih periode kedua FKWT.

Namun seiring berjalan, forum komunikasi tersebur sempat mati suri.

Cikal bakal menghidupkan kembali FKWT mulai didiskusikan Ibrahim Ali pada saat dirinya didapuk menjadi Bupati Tanah Tidung, 26 Februari 2021 lalu.

"Pada saat saya dilantik 26 Februari 2021 lalu, kami berdiskusi dengan teman-teman pemuda, warga tidung yang ada di Kaltara. Harapannya forum komunikasi ini dapat memberikan ruang peluang bagi putra daerah," katanya.

Baca juga: Panitia Undang Ratusan Warga Tidung Hadir, Musyawarah Pagun Pertama FKWT Malinau Dibuka Besok

Musyawarah Pagun FKWT Malinau pada hari ini akan memilih Ketua FKWT Malinau.

Mekanisme pengusulan dijabarkan serupa dengan menkanisme distrik. Perwakilan dari desa dibagi menjadi Komisi. Dan setiap komisi diisi oleh perwakilan kampung atau Pagun masyarakat Tidung di Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved