Kamis, 16 April 2026

Liga Inggris

Antonio Conte Serahkan Diri Dipecat, Imbas Sindiran Telak ke Pemilik Tottenham Daniel Levy

Internal Tottenham Hotspur memanas, Antonio Conte seolah menyerahkan diri untuk dipecat dari kursi pelatih, imbas sindiran telak ke Daniel Levy.

Penulis: Cornel Dimas | Editor: Hajrah
Kolase TribunKaltara.com / Twitter / @SpursOfficial
Internal Tottenham Hotspur memanas, Antonio Conte seolah menyerahkan diri untuk dipecat dari kursi pelatih, imbas sindiran telak ke Daniel Levy. (Kolase TribunKaltara.com / Twitter / @SpursOfficial) 

TRIBUNKALTARA.COM - Internal Tottenham Hotspur memanas, Antonio Conte seolah menyerahkan diri untuk dipecat dari kursi pelatih, imbas sindiran telak ke Daniel Levy.

Performa buruk ditunjukkan Tottenham Hotspur dalam dua pertandingan terakhir.

Setelah tersingkir di 16 besar Liga Champions, Tottenham Hospur gagal memanfaatkan poin maksimal saat bertandang tim penghuni zona degradasi, Southampton pada duel Liga Inggris.

Padahal di laga itu, Tottenham Hotspur sempat unggul 3-1 sebelum laga berakhir dengan skor 3-3, di Stadion St. Mary's, Sabtu (18/3/2023).

Tiga gol Tottenham Hotspur dicetak oleh Pedro Porro (menit ke-45+1), Harry Kane (65'), dan Ivan Perisic (74').

Sedangkan Southampton membalas dengan Che Adams (46'), Theo Walcott (77'), dan James Ward-Prowse (90+3').

Tottenham Hotspur bermain imbang melawan West Ham United di pekan kelima Liga Inggris, Kamis (1/9/2022).
Tottenham Hotspur bermain imbang melawan West Ham United di pekan kelima Liga Inggris, Kamis (1/9/2022). (Twitter/@SpursOfficial)

Baca juga: Tottenham Memburuk, Harry Kane cs Terancam Keluar 4 Besar Klasemen Liga Inggris, Conte Angkat Suara

Akibat hasil imbang ini, pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte murka.

Tak hanya menyalahkan anak asuhnya, Antonio Conte bahkan secara menggebu-gebu melempar sindiran telak untuk pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy.

"Mereka sudah terbiasa di sini. Tidak bermain untuk sesuatu yang penting. Mereka tidak ingin bermain di bawah tekanan.

Kisah Tottenham adalah seperti ini. 20 tahun ada pemiliknya dan mereka tidak pernah memenangkan sesuatu. Mengapa?" ungkap Antonio Conte saat konferensi pers akhir pertandingan.

Tak sampai di situ, Antonio Conte kemudian menunjukkan bukti bahwa pemilik Tottenham Hotspur gagal mengelola klub, meski beberapa kali memiliki pelatih top di bangku cadangan.

"Apakah kesalahannya hanya pada klub, atau pada setiap manajer yang bertahan di sini?

Saya telah melihat para manajer yang dimiliki Tottenham di bangku cadangan. Anda berisiko mengganggu sosok manajer dan melindungi situasi lain di setiap momen," ujar Antonio Conte.

Iapun menuntut pertanggungjawaban dari semua elemen di Tottenham Hotspur.

Conte beralasan tak mau mencari kambing hitam, namun semua orang di Tottenham Hotspur harus berubah.

"Tidak hanya klub, manajer dan para staf. Para pemain harus terlibat dalam situasi ini karena sudah saatnya untuk mengubah situasi ini jika Tottenham ingin berubah," kata Antonio Conte.

"Jika mereka ingin terus seperti ini, mereka dapat mengganti manajer, banyak manajer, tetapi situasinya tidak dapat berubah. Percayalah," tambah mantan pelatih Inter Milan itu.

Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte.
Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte. (Twitter / @SpursOfficial)

Baca juga: Conte Kecewa Berat pada Harry Kane cs, Tottenham Kesulitan Tembus Jalur Champions Musim Depan

Imbas reaksi berlebihan tersebut, nama Antonio Conte dan Daniel Levy mencuat hingga menempati trending topic di Twitter.

Nama Conte muncul sekira 123K tweets, sedangkan Daniel Levy 2,516 tweets.

Sindiran tersebut bisa berbuah petaka bagi posisi Antonio Conte di kursi pelatih Tottenham Hotspur.

Apalagi di tangan Antonio Conte, Tottenham Hotspur gagal bersaing di jalur juara Liga Inggris, dan tak mampu melangkah jauh di Liga Champions.

Selain itu, Tottenham Hotspur bisa semakin sulit untuk mengamankan tempat di zona Liga Champions, dalam posisi akhir klasemen Liga Inggris.

Saat ini Tottenham menempati posisi empat klasemen Liga Inggris dengan 49 poin.

Anak asuh Antonio Conte hanya unggul dua angka dari Newcastle di peringkat 5 yang masih minus dua pertandingan.

Di bawah tangan dingin Antonio Conte, Tottenham sudah 13 kali kalah di semua kompetisi, 20 menang, dan 6 imbang dari 39 penampilan.

Aksi Antonio Conte menyindir pemilik klub, sebenarnya sudah sering kali dilakukannya pada masa lalu.

Saat masih menjadi pelatih Juventus, Antonio Conte selalu merengek dan menyalahkan pemilik klub karena tak mendatangkan pemain sesuai kenginannya.

Sedangkan ketika menukangi Inter Milan, Antonio Conte menyindir pemilik klub karena melepas pemain bintang seperti Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku.

Hal itu membuatnya cabut dari Inter Milan dan memilih menganggur sebelum menerima pinangan Tottenham pertengahan musim lalu.

(*)

Berita tentang Liga Inggris

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)

Join Grup Telegram Tribun Kaltara untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltaracomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

TikTok tribunkaltara.com

Follow Helo TribunKaltara.com

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved