Liga Italia
Juventus Abaikan Jasa Leonardo Bonucci, Giuntoli Tega Tendang Sang Kapten dengan Kejam
Juventus mengabaikan jasa Leonardo Bonucci, direktur teknik Bianconeri Cristiano Giuntoli tega mengusir sang kapten dengan kejam.
TRIBUNKALTARA.COM - Juventus mengabaikan jasa Leonardo Bonucci, direktur teknik Bianconeri Cristiano Giuntoli tega mengusir sang kapten dengan kejam.
Leonardo Bonucci gagal menyelamatkan karier lebih lama di Juventus, dipaksa tinggalkan klub meski masih terikat kontrak.
Kontrak Leonardo Bonucci bersama Juventus masih tersisa sampai Juni 2024.
Leonardo Bonucci berharap bisa memainkan kompetisi 2023-2024 sebagai musim terakhirnya sebagai pemain Juventus.
Namun, klub juara Liga Italia 36 kali itu tidak mengabulkan keinginan sang pemain belakang.
Direktur Teknik Juventus yang baru, Cristiano Giuntoli, menginformasikan bahwa sang kapten tidak lagi menjadi bagian dari rencana tim untuk musim 2023-2024 berdasarkan laporan Tuttomercatoweb pada Jumat (14/7/2023) dini hari WIB.
Giuntoli baru datang di Juventus setelah direkrut dari Napoli.
Baca juga: AC Milan Obral Fode Ballo-Toure, Bidik Luca Pellegrini dari Juventus sebagai Penggantinya
Dia memang sudah diperkirakan bakal membuat perubahan besar terhadap strategi Juventus terkait sumber daya tim.
Langkah pertama Giuntoli ternyata adalah mendepak Leonardo Bonucci.
Juventus memaksa Bonucci untuk mencari klub lain.
Tuttomercatoweb juga mengonfirmasi bahwa ban kapten Juventus akan diserahkan kepada Danilo.
Bersama Weston McKennie, Bonucci benar-benar diusir dari Juventus.
Mereka berdua tidak diperkenankan berlatih bersama klub.
Bonucci dan McKennie juga tidak akan dibawa Juventus saat menjalani tur pramusim di Amerika Serikat.
Baca juga: Gagal Selamatkan Karier di Juventus, Bonucci Dipaksa Tinggalkan Bianconeri Meski Masih Ada Kontrak
Perlakuan Juventus pada Bonucci cukup mengejutkan karena sejarah yang sudah diberikan sang bek.
Kalaupun tidak ingin memakai Bonucci lagi, mungkin akan lebih elegan jika Juventus menaruhnya saja di daftar jual.
Menurut Sky Sport, Bonucci akan tetap datang ke pemusatan latihan Juventus di Continassa pada 17 Juli mendatang.
Sky Sport meyakini walaupun bakal berlatih terpisah, Bonucci akan berusaha meyakinkan pelatih Massimiliano Allegri untuk mengubah pikirannya soal status dia di klub.
Leonardo Bonucci memperkuat Juventus pada 2010-2017 dan 2018-2023.
Bek 36 tahun itu berkontribusi besar menyumbang 17 piala untuk Juventus.
Dari juara Serie A (2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020), Coppa Italia (2015, 2016, 2017, 2021), sampai Supercoppa Italiana (2012, 2013, 2015, 2018, 2020).
Sejak 2022, Bonucci dipilih sebagai kapten Juventus setelah Giorgio Chiellini pensiun.
Bersama Juventus, Bonucci mengoleksi lebih dari 500 penampilan di semua kompetisi.
Juventus sendiri memang tampak ingin meremajakan tim.
Mereka melepas sejumlah pemain senior.
Sebelum Bonucci, Si Nyonya Tua sudah lebih dulu ditinggal Juan Cuadrado dan Angel Di Maria.
Juventus tunggu tawaran PSG untuk Vlahovic
Dusan Vlahovic enggan ke Chelsea karena menginginkan bergabung bersama PSG.
Chelsea dan PSG bersaing untuk mendapatkan Dusan Vlahovic dari Juventus.
Dusan Vlahovic menjadi idaman pelatih Chelsea Mauricio Pochettino untuk menjadi ujung tombak penyerangan musim depan.
Sementara untuk Les Parisiens, mereka ingin membawa Vlahovic ke Paris untuk menjadi pengganti Kylian Mbappe.
Keinginan PSG untuk mendaratkan Vlahovic bisa berjalan mulus karena satu hal.
Dalam laporan Metro yang dinukil BolaSport.com, Vlahovic dikabarkan lebih memilih untuk bergabung dengan PSG daripada Chelsea.
Laporan tersebut kemudian mengeklaim bahwa Vlahovic sekarang menunggu PSG untuk mengajukan penawaran pertama mereka ke Juventus.
Jika ingin memboyong Vlahovic dari Juventus, PSG harus siap merogoh kocek dalam-dalam.
Sebabnya, mantan pemain Fiorentina itu punya harga pasaran yang sangat tinggi.
Dilansir BolaSport.com dari Transfermarkt, Vlahovic punya harga pasaran sebesar 70 juta euro atau setara Rp1,1 triliun.
Biaya sebesar itu bisa ditebus oleh PSG kalau mereka menjual Mbappe ke Real Madrid musim panas ini.
Jika menilik harga pasaran Mbappe, maka Les Parisiens bisa mendapatkan uang sebanyak 180 juta euro atau setara Rp3 triliun dari penjualan sang bintang Prancis.
Di sisi lain, PSG menjad klub paling boros di musim panas 2023.
Masih dari Transfermarkt, Les Parisiens total telah mengeluarkan uang sebesar 155,5 juta euro atau setara Rp2,5 triliun.
Uang sebanyak itu digunakan untuk membeli Manuel Ugarte, Hernandez, Hugo Ekitike, dan Lee Kang-in.
Ugarte diboyong dari Sporting CP dengan mahar sebesar 60 juta euro.
Kemudian Ekitike ditebus dari Stade de Reims dengan biaya 28,50 juta euro.
Terakhir, Lee didapatkan dari Real Mallorca dengan banderol 22 juta euro.
Total, PSG sudah mengeluarkan 155,5 juta euro atau setara Rp2,5 triliun.
Jumlah di atas membuat Les Parisiens langsung mengalahkan biaya belanja Tottenham Hotspur dan Real Madrid.
Spurs telah membelanjakan uangnya sebesar 136,3 juta euro atau setara Rp2,2 triliun.
Uang sebesar itu dikeluarkan oleh tim London Utara untuk membeli ataupun menebus kepemilikan permanen 4 pemain.
Mereka adalah James Maddison (dari Leicester City/46,3 juta euro), Pedro Porro (Sporting CP/40 juta euro), Dejan Kulusevski (Juventus/30 juta euro), dan Guglielmo Vicario (Empoli/20 juta euro).
Sementara Real Madrid telah menghabiskan uang sebanyak 128,5 juta euro atau setara Rp2,1 triliun.
Dana tersebut dialokasikan untuk membeli Jude Bellingham (Borussia Dortmund/103 juta euro), Arda Guler (Fenerbahce/20 juta euro), Fran Garcia (Rayo Vallecano/5 juta euro), dan Joselu (Espanyol/500 ribu euro sebagai biaya peminjaman).
Dusan Vlahovic merupakan salah satu pemain yang menjadi incaran klub-klub raksasa Eropa pada musim panas 2023.
Sayangnya, penampilannya di Juventus jauh dari harapan.
Dia gagal menunjukkan penampilan terbaikya sejak berseragam Juventus.
Padahal di klub sebelumnya, Fiorentina, Dusan Vlahovic tampil luar biasa.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Leonardo-Bonucci-kapten-Juventus.jpg)