MotoGP
Honda dan Yamaha Sulit Bangkit dalam Waktu Dekat, Marquez dan Quartararo Mohon Bersabar
Honda dan Yamaha sulit bangkit dari masa sulit dalam waktu dekat, Marc Marquez dan Fabio Quartararo diminta lebih bersabar.
TRIBUNKALTARA.COM - Honda dan Yamaha sulit bangkit dari masa sulit dalam waktu dekat, Marc Marquez dan Fabio Quartararo diminta lebih bersabar.
Marc Marquez dan Fabio Quartararo sudah jarang terlihat bersaing di baris depan untuk finis tiga besar balapan MotoGP.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia masih menjadi pembalap yang akan sulit dikalahkan.
"Bagnaia adalah seorang juara, dia sesuai dengan nomor yang dia kenakan, dia cepat dan tepat," kata Marc Marquez dikutip BolaSport.com dari Motosan.
"Kesalahan bisa saja terjadi dan, menurut saya, kesalahan itu akan selalu ada saat Anda begitu cepat."
"Tak mudah untuk mengalahkannya, akan sulit bagi Márquez bahkan dengan motor yang lebih kompetitif," ujarnya.
Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, turut mengomentari situasi berat sebelah yang terjadi antara pabrikan Eropa dan Jepang.
Baca juga: Marc Marquez Cs akan Balapan di Mandalika Bulan Oktober, Cek Harga Tiket MotoGP Indonesia 2023
Honda dan Yamaha sedang mengalami fase sulit yang entah kapan akan berakhir pada MotoGP.
Menyebabkan dua pembalap andalan mereka Marc Marquez dan Fabio Quartararo ikut terpuruk pada musim MotoGP 2023.
Capirossi mengatakan sulit bagi keduanya bangkit dari masa sulit dengan cepat.
Capirossi meyakini Marquez dan Quartararo tak akan pergi kemana-mana dan tetap bertahan di timnya masing-masing.
"Itu adalah pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada mereka! Tapi menurut saya mereka tetap di tempat mereka berada," ujar Capirossi.
Capirossi juga mengambil kesempatan untuk berbicara tentang momen sulit yang sedang dialami tim-tim Jepang di MotoGP.
Tapi Honda menurutnya lebih menderita dibanding Yamaha.
Ya, walau sedang fase sulit Yamaha masih bisa naik ke podium yang dicatatkan Quartararo.
Quartararo mencatatkan satu kali podium pada GP Americas dan satu podium pada Sprint GP Belanda.
"Saya pikir Honda memiliki lebih banyak kesulitan daripada Yamaha, yang pada akhirnya hanya kekurangan kecepatan," tutur Capirossi.
"Selalu sulit untuk menemukan keseimbangan, tapi saya harap keduanya bisa mengambil langkah yang dibutuhkan untuk kembali ke puncak."
"Penting juga bagi kami untuk kembali kompetitif di level Ducati, Aprilia, dan KTM."
"Ada sesuatu yang mendidih di dalam panci, akan ada perubahan dan kita lihat saja apa yang mereka bawa," tutur Capirossi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Fabio-Quartararo-dan-Marc-Marquez-MotoGP-2023-250323.jpg)