Berita Tarakan Terkini
Diduga Dibunuh, Hari Ini Tim Labfor Surabaya Olah TKP Penemuan Jasad Perempuan di Kamar Kos
Untuk mengetahui penyebab tewasnya seorang perempuan di Kamar Kos Kelurahan Kampung Satu Tarakan hari ini tim labfor surabaya lakukan olah TKP.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Hari ini dijadwalkan Tim Labfor dari Surabaya akan melaksanakan olah TKP lokasi kejadian penemuan mayat perempuan berinisial NP di RT 16 Kelurahan Kampung Satu Tarakan, Kalimantan Utara pada Sabtu (26/8/2023) lalu.
Dijadwalkan hari ini Tim Labfor sebanyak tiga personel akan ke Tarakan dari Surabaya untuk membantu penyelidikan kasus, mencari bukti-bukti lain di tempat kejadian perkara (TKP). Ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Randhya Sakhtika Putra kepada awak media.
Ia menjelaskan, dimana untuk TKP dari tim pihaknya belum maksimal sehingga meminta bantuan dari Surabaya.
"Kami meminta bantuan dari Tim Labfor Surabaya untuk menemukan bukti lain," ujarnya.
Baca juga: Seorang Perempuan Asal Sukabumi Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Dugaan Ada Unsur Pembunuhan
Tim Labfor nantinya akan menjelaskan sendiri apa saja yang dikerjakan dan dicari di lokasi TKP.
"Detail bisa ditanyakan ke tim nanti," ujarnya.
Barang bukti sendiri yang diamankan cukup banyak. Di antaranya kabel yang menjerat leher korban, seprei, baju korban, kemudian bantal dan boneka.
Selanjutnya penanganan kasusnya pihaknya sudah memeriksa sebanyak 9 orang saksi. Dimana saksi tersebut berasal dari tetangga kosan, warga sekitar, beberapa orang pelanggan korban serta teman dekatnya.
Dari dugaan 9 saksi diperiksa lanjutnya dugaan motif belum bisa dijelaskan lebih detail karena masuk dalam materi penyelidikan dan masih didalami.
Baca juga: Update Penemuan Jasad Perempuan di Kamar Kos, Ketua RT: Korban Belum Melapor Status Domisilinya
"9 saksi ini ada teman dekatnya, ada mantan pacarnya ada, semua sudah diperiksa. Isi materi penyelidikan tidak bisa dibeberkan," ujarnya.
Berkaitan dengan informasi korban diduga terlibat atau terlilit banyak utang, ia menjelaskan untuk orang yang datang menagih juga sudah dilakukan pemeriksaan. "Sudah kami periksa juga. Orang-orang koperasi sudah kami periksa juga," ujarnya.
Kembali ditanya apakah masih ada orang lain masih menjadi target pencarian lanjutnya untuk saksi kemungkinan masih akan ada lagi yang akan diperiksa.
"Identitas terduga atau yang dicurigai pasti ada hanya tidak bisa kami sampaikan. Yang dicurigai sudah pasti ada," tukasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/lokasi-kamar-kos-30082023.jpg)