Liga Italia

Kebiasaan AC Milan Orbitkan Pemain Kurang Tenar, Rossoneri Kini Incar Striker Stuttgart

Kebiasaan AC Milan orbitkan pemain kurang tenar, Rossoneri kini mengincar striker Stuttgart.

Instagram/@guraissy19off
Pemain Stuttgart Serhou Guirassy. Instagram/@guraissy19off 

TRIBUNKALTARA.COM - Kebiasaan AC Milan orbitkan pemain kurang tenar, Rossoneri kini mengincar striker Stuttgart.

Pemain Stuttgart Serhou Guirassy masuk dalam radar transfer AC Milan.

Nama Serhou Guirassy yang diincar AC Milan memang belum terlalu tenar di Eropa.

Tapi I Rossoneri tidak asing dengan investasi pada pemain berpotensi yang belum sepenuhnya meledak.

Strategi ini terlihat dari kesuksesan mereka dengan beberapa pemain seperti Fikayo Tomori, Ruben Loftus-Cheek, dan Christian Pulisic.

Serhou Guirassy menjadi daya tarik tersendiri bagi manajemen AC Milan, mengingat kebutuhan akan penguatan di lini serang.

Selain Serhou Guirassy, AC Milan juga mempertimbangkan Akor Adams, yang tampil impresif dengan Montpellier.

Baca juga: Nelangsa Tomori, Pemain AC Milan Tak Dilirik Timnas Inggris Bertanding di Kualifikasi Euro 2024

Namun kedua pemain tersebut hanya menjadi alternatif dari rencana besar tim mendatangkan Jonathan David.

Lille selaku pemilik Jonathan David sudah memberikan diskon mahar untuk melego sang pemain.

Jonathan David, nama yang menghangatkan bursa transfer musim panas ini, telah mencuri perhatian klub-klub besar Eropa.

Pemain berusia 23 tahun asal Kanada ini, yang sukses mencatatkan 24 gol bersama Lille di musim sebelumnya, menjadi incaran utama banyak klub.

Satu di antaranya ialah AC Milan, yang menginginkannya sebagai penguat ideal untuk lini serang.

Meski demikian, keputusan David untuk bertahan di tanah Prancis dan menolak tawaran kontrak baru dari Lille, yang mengikatnya hingga 2025, memunculkan pertanyaan besar di seputar masa depannya.

Hubungan antara AC Milan dan David masih ada, namun performa gemilangnya belum kembali terpancar dalam beberapa waktu terakhir.

Pemain yang memiliki pengalaman bermain di beberapa klub sejak masa remajanya ini telah menempuh perjalanan panjang sebelum mencapai kesuksesannya.

Lahir di Brooklyn, AS, ia kemudian pindah ke Haiti sebelum menetap di Ottawa, ibu kota Kanada, pada usia enam tahun.

David memulai karirnya di klub pemuda lokal sebelum akhirnya melangkah ke Belgia pada tahun 2018, di mana ia membuat debut seniornya bersama Gent dan segera menunjukkan potensi yang luar biasa.

Dua tahun kemudian, langkah besar lainnya terjadi ketika ia pindah ke Lille, di mana ia meraih gelar Ligue 1 dan Trophée des Champions.

Musim lalu menjadi puncak karirnya ketika ia mencetak 24 gol dan memberikan empat assist, prestasi yang membuatnya diminati oleh klub-klub papan atas Eropa.

David, yang saat ini sedang merenungkan keputusannya untuk bertahan di Prancis, telah menemui kesulitan besar di musim ini.

Dengan hanya mencetak dua gol dalam 12 pertandingan Ligue 1, performanya jauh di bawah ekspektasi banyak pihak, meskipun Lille sendiri masih berada di posisi keempat.

Kritik dari media dan para penggemar tak terhindarkan.

Mereka mengungkapkan ketidakhadirannya dalam beberapa pertandingan dan bahkan meragukan motivasinya.

Namun, David berusaha membela diri, menyatakan kebahagiannya di Lille dan keinginannya untuk membantu timnya meraih klasemen lebih baik. Namun, peralihan dari kata-kata ke tindakan terbukti sulit baginya.

Awal musim sulit yang dialami David telah berdampak pada nilai pasarnya.

Laporan dari SkySport Italia menunjukkan Lille bersedia melepas pemain andalannya tersebut.

Bahkan klub Ligue 1 itu bersedia menurunkan harga banderol dari €60 juta (Rp 1triliun) menjadi €40 juta (Rp674 miliar) dalam beberapa bulan terakhir.

Jika performanya tidak segera membaik, nilai pasar David bisa terus merosot, diperkirakan hanya mencapai €25-30 juta pada musim panas mendatang, mengingat kontraknya akan habis pada 2025.

Hal itu bisa menjadi kesempatan bagi klub-klub yang masih mempertimbangkan untuk merekrut Jonathan David.

Bagi AC Milan, memantau masa depan David hanyalah salah satu dari beberapa pilihan yang klub pertimbangkan.

Akor Adams, yang tampil impresif dengan Montpellier, dan Serhou Guirassy, pencetak gol terbanyak kedua di Bundesliga, juga masuk dalam radar transfer Rossoneri.

Situasi paradoks tampak tercipta di mana performa buruk David justru membuatnya semakin menarik bagi AC Milan.

Potensinya yang sudah terbukti menjadi daya tarik, terlepas dari buruknya performa sang striker musim ini, yang membuatnya tersingkir dari perhatian klub-klub kaya di Liga Premier.

Meskipun Milan masih memantau dengan cermat, mereka juga menjajaki opsi lain.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Harga Diskon untuk Pinang Jonathan David, AC Milan Malah Pilih Mendua, https://www.tribunnews.com/superskor/2023/11/16/ada-harga-diskon-untuk-pinang-jonathan-david-ac-milan-malah-pilih-mendua.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved