Minggu, 24 Mei 2026

MotoGP

Update MotoGP - Jadi Agen Honda, Kepindahan Marquez ke Gresini Ducati Hanya Modus?

Berikut update MotoGP, kepindahan Marc Marquez ditengarai hanya modus untuk membocorkan rahasia ducati ke Honda.

Tayang:
Instagram/@marcmarquez93
Selebrasi Marc Marquez setelah finis di posisi kedua MotoGP Australia 2022, Minggu (16/10/2022). Berikut update MotoGP, kepindahan Marc Marquez ditengarai hanya modus untuk membocorkan rahasia ducati ke Honda. 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut update MotoGP, kepindahan Marc Marquez ditengarai hanya modus untuk membocorkan rahasia ducati ke Honda.

Bukan rahasia lagi jika Marc Marquez memutuskan untuk mengutamakan kesenangan pribadinya daripada uang ketika mengucapkan selamat tinggal kepada Honda.

CEO Ducati, Claudio Domenicali ikut menyinggung penghasilan Marc Marquez sebagai pebalap Gresini.

Namun, Claudio Domenicali tidak merincikan nilainya.

"Harus tanya ke Nadia Padovani, pemilik tim Gresini. Kami tidak memasukkan satu sen pun."

Dengan kepindahan yang juga hanya berlangsung satu tahun ini, ada juga yang meyakini bahwa tujuan Marquez adalah membawa rahasia Ducati ke Honda pada 2025.

"Secara teknologi, seorang pebalap bisa memahami 10 persen dari sepeda motor. Dan bagaimanapun juga, tidak mungkin mentransfernya ke orang lain," ujar Domenicali.

Aksi Marc Marquez saat mengaspal di Sirkuit Le Mans jelang balapan MotoGP Prancis 2023, Minggu (14/5/2023). (Twitter / @HRC_MotoGP)
Aksi Marc Marquez saat mengaspal di Sirkuit Le Mans jelang balapan MotoGP Prancis 2023, Minggu (14/5/2023). (Twitter / @HRC_MotoGP) (Twitter / @HRC_MotoGP)

Baca juga: Gelaran Indonesia MotoGP Mandalika 2023 Sukses, Peran PLN Suplai Listrik Tanpa Kedip

Dalam beberapa tahun terakhir, Ducati telah mencapai puncak dalam performa motor yang mengantar mereka ke peringkat teratas dalam kejuaraan dunia.

Dua gelar juara dunia MotoGP berturut-turut bersama Francesco Bagnaia, termasuk gelar konstruktor; dua lainnya dari WorldSBK dari tangan Alvaro Bautista hanyalah beberapa pencapaian yang mendukung merek Italia tersebut.

Tahun depan, mereka juga akan memiliki Juara Dunia MotoGP delapan kali Marc Marquez.

Ada yang percaya bahwa kehadiran Marquez di Gresini Racing akan berarti 'ketegangan' tertentu dalam merek tersebut.

Namun, Domenicali yakin semut Cervera akan membawa pertumbuhan di tingkat merek.

"Marc akan membuat kami lebih berkembang. Tujuh juara kami yang lain sudah mulai mempelajari cara membalapnya. Itu akan menjadi penyemangat, sebuah contoh," kata Domenicali dilansir dari MotoSan.

"Semua orang akan menjadi lebih baik. Kami akan memiliki lebih banyak kompetisi internal, itu akan mempersulit rival kami pada gelar Juara Dunia. Tahun ini Martín belajar banyak dari Bagnaia, Pecco akan melakukan hal yang sama dengan Marquez," tutur Domenicali.

"Kami akan terus menaikkan levelnya," ujarnya.

Meski tampaknya mereknya sudah mencapai puncak, pria asal Italia itu yakin mereka masih bisa mengambil langkah lain.

Buktinya adalah sistem konsesi baru yang ditetapkan Dorna dan FIM (Federasi Motorsport Internasional) untuk musim MotoGP berikutnya.

"Tampaknya tidak mungkin. Tapi kami mencoba. Lawan kami telah meminta perubahan peraturan mulai tahun depan, jika tidak, kami terlalu kuat untuk mereka," ujar Domenicali.

"Penyelenggara MotoGP (Dorna) telah menyenangkan mereka. Tidak masalah. Sebaliknya, bagi kami itu yang terbaik untuk kampanye pemasaran."

Domenicali pun menanggapi kritik yang menyebut MotoGP telah menjadi 'Piala Ducati'.

"Apakah kamu tidak menikmati pertunjukan Bagnaia dan Martin? Menjelang balapan terakhir mereka dipisahkan 14 poin. Pada F1, Verstappen menang dengan poin lebih dari dua kali lipat di putaran kedua," tuturnya.

Di sisi lain, hampir ada konsensus yang menyatakan bahwa Marquez akan memperebutkan gelar pada 2024.

Meski setuju, Domenicali sudah memilih pembalap yang menjadi favoritnya.

"Saya memilih Pecco. Dia orang Italia, dia membalap untuk tim resmi dan ada empati khusus kepadanya," aku Domenicali.

"Tetapi, Marc adalah seorang juara. Jika dia begitu bagus sehingga pantas mendapatkan gelar, kami akan bahagia. Pastinya dia akan berjuang sampai akhir untuk Kejuaraan Dunia," ujar Domenicali.

Faktanya, klaim Domenicali punya dasar tertentu.

"Kami hampir melakukan simulasi ilmiah, membandingkan performanya dengan saudaranya Alex, yang membalap untuk timnya saat ini. Tapi saya tidak akan menceritakan hasilnya meski disiksa,"ucap Domenicali.

Hal lain yang belum diketahui adalah nilai penghasilan Marc Marquez di Ducati.

(*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved