Liga Champions
Kondisi Aneh Real Madrid Diungkap Jude Bellingham Jelang Duel Arsenal di UCL
Kondisi Aneh Real Madrid diungkap Jude Bellingham menjelang duel Arsenal di Liga Champions.
TRIBUNKALTARA.COM - Kondisi Aneh Real Madrid diungkap Jude Bellingham menjelang duel Arsenal di Liga Champions.
Duel Real Madrid vs Arsenal di leg kedua perempat final Liga Champions dijadwalkan pada Kamis (17/4/2025) pukul 02.00 WIB.
Arsenal memenangi pertandingan leg pertama perempat final di London dengan skor 3-0 minggu lalu, membuat Real menghadapi perjuangan berat di Santiago Bernabeu.
Namun Bellingham mengatakan keyakinan, sejarah dan kualitas Real Madrid dapat membantu mereka menang dan mencapai semi-final, kendati sebelumnya tidak pernah membalikkan kekalahan leg pertama sebesar ini di era Liga Champions.
"Suasananya aneh, beberapa hari terakhir ini, ini adalah salah satu hasil (pertandingan pertama) terburuk yang dapat kami bayangkan, dan untuk beberapa alasan semua orang berpikir sudah pasti kami akan bangkit, dan ini adalah perasaan yang menyenangkan," kata pemain internasional Inggris itu dalam konferensi pers pada hari Selasa.
"Itu artinya ada banyak kepercayaan pada bakat-bakat itu, itu artinya Anda berada di klub yang tidak ada duanya, yang terbaik di dunia, dan itulah yang diwakilinya dan dilambangkannya bagi saya.
"Pasti ada tekanan yang menyertainya, kami ingin mewujudkan apa yang dipikirkan semua orang, bahwa kami bisa bangkit dan itu jelas tujuan kami."
Bellingham mengatakan kata 'remontada' -- comeback dalam bahasa Spanyol -- telah beredar sejak Madrid menyerah di Emirates.
"Remontada... Saya sudah mendengarnya sekitar sejuta kali minggu ini, saya sudah melihat sejuta video daring," lanjut Bellingham.
"(Ini) benar-benar hal yang memotivasi, ini adalah malam yang diciptakan untuk Real Madrid, malam yang dikenal oleh banyak orang di belahan dunia ini, mudah-mudahan kami dapat menambah malam istimewa lainnya."
Real Madrid siapkan jurus lawas
Arsenal Harus waspada, Real Madrid siapkan jurus lawas di Santiago Bernabeu demi tiket semifinal Liga Champions.
Real Madridakan mengupayakan segala hal untuk memenangkan leg kedua perempat final Liga Champions dari Arsenal dengan agregat 3-0.
Tidak hanya dari segi fisik, taktikal pemain, Real Madrid juga melibatkan venue pertandingan dan basis suporter yang dimiliki, Madridista.
Menurut informasi Football London, Real Madrid akan menggunakan trik yang sama ketika menghadapi Manchester City di babak perempat final Liga Champions musim 2023/2024.
Trik tersebut dengan menutup atap lipat Santiago Bernabeu.
Fitur tersebut merupakan tambahan dari bagian renovasi terkini Santiago Bernabeu.
Tujuannya tidak hanya menangkal cuaca buruk, tetapi juga untuk menjaga suasana tetap semarak agar tim lawan berada dalam tekanan pemain ke-12 alias suporter.
Dukungan Madridista dalam 2x45 menit pertandingan akan menjadi tambahan energi bagi anak asuh Ancelotti untuk mengejar defisit 3 gol dari Arsenal.
Saat menjamu Man City musim lalu cara tersebut cukup ampuh, Real Madrid mampu mengimbangi permainan anak asuh Pep Guardiola dengan skor 3-3.
Los Blancos akhirnya melaju ke semifinal setelah memenangkan penalti di Etihad Stadium.
Kondisi tersebut menjadi salah satu yang harus diantisipasi Mikel Arteta, selain memikirkan taktik dan mental anak asuhnya.
"Bagaimana Mikel Arteta mempersiapkan tim ini (Arsenal) untuk menghadapi pertandingan ini? Saya rasa itu akan menjadi salah satu faktor kunci dalam pertandingan melawan Real Madrid (leg 2)," komentar Rio Ferdinand dalam podcastnya, dilansir Metro.
"Apakah dia akan berkata, 'Mari kita bertahan, mari kita mempertahankan apa yang kita miliki (3 gol)', atau Mari kita serahkan kepada pemain untuk mencetak gol, jika terjadi maka mereka harus mencetak empat gol. Mereka harus mencetak 5 gol untuk mengalahkan kita, dan kapan kita kebobolan 5 gol?' Itulah yang akan saya lakukan."
"Ayo kita keluar, dan lakukan!," Tambah Ferdinand.
Ferdinand mendukung penuh Arsenal untuk lolos ke semifinal Liga Champions.
Arsenal terakhir kali kebobolan 4 gol dalam satu pertandingan dua tahun lalu, dan itu tidak pernah terjadi lagi hingga saat ini.
Ini akan menjadi momen bagi Arsenal untuk membuktikan bahwa apa yang mereka lakukan dalam proses di bawah asuhan Mikel Arteta berjalan dengan baik, dengan memulahkan salah satu tim terbaik Eropa, peraih trofi terbanyak Liga Champions.
"Saya pikir mereka berada pada momen pembuktian bahwa mereka baik-baik saja dan bagus pada kesempatan besar," jelasnya.
"Mereka belum memenangkan gelar apa pun pada ajang besar. Arsenal sedang dalam proses pembuktian saat ini dan mereka telah melewati beberapa rintangan besar. Kemenangan 3-0 di kandang sendiri contohnya," tambahnya.
Beda dengan Rio Ferdinand, mantan bek Real Madrid yang kini telah memutuskan pensiun, Marcelo meyakini Los Blancos dapat mengatasi keadaan saat ini.
Pemain Real Madrid selama bertahun-tahun ditanamkan dengan rasa pantang menyerah.
Hal yang membuat mereka mampu mendominasi dan tampil stabil, terutama di kancah Benua Biru.
"Pertandingan leg kedua akan berlangsung di Bernabeu, para penggemar akan berusaha keras dan pemain yakin itu bisa terjadi," bebernya kepada ESPN di Meksiko.
"Saya rasa sejak bergabung dengan Real Madrid, kami diajarkan untuk tidak pernah menyerah, dan itu sudah ada dalam darah kami."
"Sudah seperti ini selama bertahun-tahun, dan selain DNA, diperlukan kerja keras, kerendahan hati, dedikasi, dan dukungan dari para penggemar. Itu bagian dari upaya untuk membuat semua berjalan lancar," jelasnya.
(*)
Link Resmi Nonton Gratis Drawing Liga Champions, Ini Jadwalnya |
![]() |
---|
Beda Pendapat Pemain PSG Soal Peraih Ballon d’Or: Hakimi Percaya Diri, Vitinha Dukung Dembele |
![]() |
---|
4 Kejanggalan Inter Milan saat Dibantai PSG di Liga Champions, Dua Sosok Penuh Sorotan |
![]() |
---|
Inter Milan Gagal Raih Trofi Musim Ini, Bagaimana Nasib Simone Inzaghi di Giuseppe Meazza? |
![]() |
---|
Profil Achraf Hakimi Jagoan PSG, Sakiti Inter Milan di Final Liga Champions, Dulu Idola Interisti |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.