Selasa, 5 Mei 2026

PLN Kaltimra

PLN UID Kaltimra Siap Terapkan BCMS ISO 22301 untuk Kelangsungan Bisnis

PLN UID Kaltimra bakal terapkan BCMS ISO 22301, bertujuan membangun sistem yang tangguh, terkoordinasi, dan adaptif dalam menghadapi krisis.

Tayang:
Dok PLN
BAKAL TERAPKAN BCMS - General Manager PLN UID Kaltimra, Maria G.I. Gunawan ketika mengikuti simulasi penanganan krisis terpadu yang digelar di, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (22/7/2025). PLN berkomitmen kuat dalam memastikan kelangsungan bisnis dan layanan kelistrikan melalui penerapan standar internasional Business Continuity Management System (BCMS) ISO 22301. (Dok PLN) 

TRIBUNKALTARA.COM —PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan kelangsungan bisnis dan layanan kelistrikan melalui penerapan standar internasional Business Continuity Management System ( BCMS) ISO 22301.

Langkah ini diawali dengan pelaksanaan simulasi penanganan krisis terpadu yang digelar di Kantor PLN UID Kaltimra, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (22/7/2025).

Skenario simulasi mencakup berbagai potensi ancaman ekstrem seperti demonstrasi anarkis, ancaman bom, kebakaran besar, hingga penyanderaan pegawai.

simulasi PLN UID Kaltimra di Balikpapan 270725_1
BAKAL TERAPKAN BCMS - Simulasi penanganan krisis terpadu yang digelar di Kantor PLN UID Kaltimra, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (22/7/2025). PLN berkomitmen kuat dalam memastikan kelangsungan bisnis dan layanan kelistrikan melalui penerapan standar internasional Business Continuity Management System (BCMS) ISO 22301. (Dok PLN)

Baca juga: Uji Kesiapan dan Ketangguhan, PLN UID Kaltimra Simulasi Terpadu Tanggap Darurat

Tujuannya adalah menguji kesiapan dan respons cepat Tim Tanggap Darurat serta Crisis Management Team (CMT) dalam menghadapi kondisi darurat.

General Manager PLN UID Kaltimra, Maria G.I. Gunawan, menyampaikan simulasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan organisasi menghadapi gangguan operasional.

"PLN adalah tulang punggung infrastruktur publik. Gangguan layanan berdampak luas, dari sistem ketenagalistrikan hingga kepercayaan publik dan mitra. Melalui BCMS ISO 22301, kami membangun sistem yang tangguh, terkoordinasi, dan adaptif dalam menghadapi krisis," ungkap Maria G.I. Gunawan.

ISO 22301 merupakan standar internasional yang memberikan kerangka kerja sistematis dalam mengidentifikasi risiko, menyusun rencana kontinjensi, melatih tim respons, serta mempercepat pemulihan operasional.

Melalui implementasi sistem ini, PLN UID Kaltimra menargetkan dapat menjaga keberlanjutan layanan, mengurangi dampak terhadap pelanggan, dan melindungi reputasi perusahaan.

Komandan Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim, Komisaris Polisi (Kompol) Iwan Pamuji, S.H., M.H., turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya kesiapsiagaan.

"Kesiapsiagaan bukan hanya soal prosedur, tapi juga kesadaran bersama. Dalam krisis, sinergi antar unit adalah kunci untuk menjaga keselamatan jiwa dan kelangsungan organisasi," ujarnya.

PLN UID Kaltimra menargetkan proses sertifikasi ISO 22301 dapat dimulai pada akhir tahun 2025, dengan mengedepankan penguatan kapasitas internal melalui pelatihan, audit, dan penyusunan dokumen pendukung.

Simulasi yang telah dilakukan menjadi wujud nyata dari komitmen PLN dalam membangun sistem layanan kelistrikan yang aman, handal, dan berkelanjutan.

(adv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved