Jumat, 24 April 2026

Super League

4 Hari Lagi Kick Off Super League, Apa Kabar Sanksi FIFA ke PSM Makassar?

Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA.

Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Donieber-Magang
SANKSI FIFA - Logo PSM Makassar. Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA. 

TRIBUNKALTARA.COM - Tersisa empat hari lagi kick off Super League 2025/2026 bergulir, yang akan diikuti oleh PSM Makassar.

Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA.

FIFA yang merupakan induk olahraga sepak bola dunia itu, sebelumnya jatuhkan sanksi larangan transfer pemain kepada PSM Makassar, yang merupakan kontestan Super League.

Sanksi atau banned FIFA kepada PSM Makassar, diduga kuat karena dilaporkan eks pemainnya gegara masalah tunggakan gaji.

Kini nasib pemain baru PSM yang sebelumnya telah direkrut di bursa transfer 2025, masih jadi tanda tanya.

 

 

PSM MAKASSAR - PSM Makassar saat latihan jelang kick off Super League 2025/2026. Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA.
PSM MAKASSAR - PSM Makassar saat latihan jelang kick off Super League 2025/2026. Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA. (Tangkapan Layar Instagram @psm_makassar)

Baca juga: Cara Klub Kamboja Yakinkan Sulthan Zaky hingga Tinggalkan PSM Makassar Jelang Kick Off Super League

 

Apalagi kick off Super League sisa empat hari lagi.

Kick off Super League akan dimulai Jumat 8 Agustus 2025.

Skuat PSM dijadwalkan akan lawan Persijap di pekan perdana Super League tersebut.

Pasukan Bernardo Tavares di PSM akan lawan Persijap Jepara di Stadion BJ Habibie, Parepare pada Jumat 8 Agustus 2025.

Kick off PSM vs Persijap di Super League akan dimulai 19.00 WIB malam.

Kini Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin buka suara soal sanksi FIFA kepada tim berjuluk Juku Eja itu.

Kata Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin, sanksi FIFA kepada Juku Eja telah diselesaikan.

“Iya, kita sudah diselesaikan. 

Sekarang kita lagi tunggu proses administratifnya (pencabutan). 

Mudah-mudahan bisa selesai segera,” ungkap Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin saat saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (4/8/2025).

PSM Makassar memang masih terdaftar di FIFA Registration Banned jelang empat hari bergulirnya kompetisi.

Ada dua sanksi tertera untuk PSM Makassar, dijatuhkan pada 28 Maret 2025 dan 19 Mei 2025.

PSM Makassar tidak boleh mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode bursa transfer kalau tak menyelesaikan masalah tersebut sebelum kompetisi bergulir.

Fajrin menjelaskan, PSM Makassar belum dihapus dalam daftar FIFA Registration Banned karena menunggu konfirmasi dari pihak pemain menggugat dan FIFA.

Kendalanya berada di perbedaaan waktu.

“Kita tunggu saja,” sebutnya.

Ia optimis, masalah ini bisa selesai secepatnya.

Hal ini pun tak akan mengganggu persiapan penggawa Pasukan Ramang.

Sembilan rekrutan anyar tetap bisa digunakan tenaganya di laga perdana nanti.

“Kita maksimalkan untuk segera beres,” ucapnya.

 

SANKSI PSM- Pemain PSM Makassar, Ananda Raehan (kanan), saat lawan Kuching FC di laga uji coba jelang kick off Super League pada Jumat 18 Juli 2025 di JIS. Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA.
SANKSI PSM- Pemain PSM Makassar, Ananda Raehan (kanan), saat lawan Kuching FC di laga uji coba jelang kick off Super League pada Jumat 18 Juli 2025 di JIS. Jelang kick off Super League, menarik mengetahui kabar PSM Makassar yang sebelumnya dapat sanksi FIFA. (Tangkapan Layar Instagram @psm_makassar)

Baca juga: Sulthan Zaky Tinggalkan PSM Makassar? Kerabat Asnawi Lempar Kode, Reaksi Jens Raven dan Kadek Arel

 

Dihubungi terpisah, Deputi Litbangwas The Macz Man Andi Makkarateng Hadi menyambut baik penyelesaian masalah hak pemain.

Ia mengaku suporter harap-harap cemas lantaran sanksi larangan transfer dari FIFA belum dicabut jelang kompetisi di mulai.

Sebab, dampaknya PSM Makassar takkan bisa memainkan  pemain anyarnya.

“Alhamdulillah PSM Makassar sudah melunasi tanggungjawabnya, berarti sisa proses administrasinya yang kita tunggu bersama ,” katanya.

Menurutnya, hal ini menjadi angin segar bagi klub.

Penggawa Pasukan Ramang bisa benar-benar fokus hadapi pertandingan perdana.

“PSM Makassar bisa fokus untuk pertandingan 8 Agustus nanti agar bisa menang dan fokus meraih gelar supremasi tertinggi Liga Indonesia,” ucapnya.

Pria akrab disapa Hadi ini berharap, masalah tunggakan hak pemain tidak terulang lagi ke depannya.

Supaya tak mengganggu persiapan sepanjang kompetisi.

“Seluruh suporter berharap hal ini tidak akan terulang lagi di setiap musimnya, agar tidak mengganggu persiapan dan konsentrasi tim itu sendiri dalam mengarungi liga,” harapnya.

Sementara Direktur Utama Indonesia League (I.League) Ferry Paulus menjelaskan, posisi klub terkena sanksi telah berupaya menyelesaikan.

Para klub Super League mulai menyurati FIFA pada pekan lalu, dan menunggu keputusan terbebas dari sanksi paling lambat besok lusa.

Pernyataan Ferry diungkapkan dalam acara konferensi pers I League menjelang kick-off Super League musim 2025/2026 di Jakarta, Minggu (3/8/2025) sore WIB.

"Banned FIFA ada enam atau tujuh klub, secara bertahap telah menyelesaikan sanksinya sejak minggu lalu," ujar Ferry dalam sesi jumpa pers, dilansir YouTube BRI, Minggu (3/8/2025).

Mantan Presiden Persija Jakarta ini menyebut, seharusnya dua hari bisa selesai keputusannya, setelah dibayar dan sebagainya.

Namun masih ada proses pencabutan hukuman dan itu butuh proses.

"Kalau permohonan dari kita telah dimulai sejak minggu lalu," tegasnya. 

Baca juga: Jadwal Persib Hari Ini Lawan Klub Australia Sebelum Kick Off Super League, Ini Komentar Bojan Hodak


(*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul PSM Makassar Selesaikan Sanksi Banned FIFA, Sisa Tunggu Pencabutan, https://makassar.tribunnews.com/2025/08/04/psm-makassar-selesaikan-sanksi-banned-fifa-sisa-tunggu-pencabutan?page=all#goog_rewarded.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved