Jenderal Eks Pangkostrad Turun Tangan, Anak Buahnya Diserang saat Razia Masker di Markas Judi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (Kolase TribunKaltara.com / Tribun Medan).

TRIBUNKALTARA.COM - Jenderal TNI eks Pangkostrad yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi tak tinggal diam, anak buahnya diserang saat razia masker di markas judi.

Giat razia masker yang dilakukan anak buah Jenderal eks Pangkostrad TNI, justru berujung kericuhan.

Kegiatan razia masker yang digelar di markas judi itu mendapatkan perlawanan dari para pengelola judi dan warga sekitar.

Akibatnya petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang) kewalahan hingga terluka.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic dkk Tebar Ancaman Jelang Big Match AC Milan vs AS Roma di Liga Italia

Baca juga: Rombak 47 Pati TNI, Jenderal Anak Buah Luhut Naik Pangkat, Ini Jabatan Baru Muhammad Herindra

Baca juga: LENGKAP Tayang di TVRI Jumat 23 Oktober 2020 Pukul 08.30 WIB, Berikut Soal dan Jawaban Kelas 1-3 SD

Baca juga: Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Bosnia 23 Oktober 2020, Shin Tae-yong Lakukan ini, Siapa Lawannya?

Jenderal eks Pangkostrad yang saat ini menjabat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi terjun langsung ke lokasi di mana razia masker berujung ricuh.

Ricuh itu terjadi di tempat perjudian tembak ikan di kawasan Helvetia, Rabu (21/10/2020) malam.

Anak buah purnawirawan Jenderal bintang tiga TNI itu diserang pengelola tempat judi dan warga sekitar.

Akibatnya, dua orang petugas Satpol-PP terluka pada bagian kepala.

Kemudian, tiga mobil Satgas Covid-19 Mebidang juga mengalami kerusakan akibat lemparan benda tumpul dari warga.

Mendengar kejadian ini, Edy Rahmayadi mengaku kecewa dengan adanya perlawanan oleh warga terkait pendisiplinan hidup mengikuti protokol kesehatan.

Halaman
1234