Giliran Refly Harun Diperiksa Polisi Besok Terkait Kasus Ujaran Kebencian yang Menimpa Gus Nur

Pengamat Hukum Tata Negara, Refly Harun. (Kompas.com/SABRINA ASRIL)

TRIBUNKALTARA.COM - Giliran Refly Harun diperiksa polisi besok Selasa 3 November 2020 terkait kasus ujaran kebencian yang menimpa Gus Nur.

Aparat Bareskrim Polri terus mendalami kasus yang menjerat Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, Selasa (3/11/2020).

Terbaru, penyidik berencana memanggil Refly Harun sebagai saksi atas kasus ujaran kebencian yang dilakukan Gus Nur.

"Rencananya besok 3 November 2020 pukul 10.00 WIB, dipanggil sebagai saksi dari tersangka SN," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono ketika dikonfirmasi, Senin (2/11/2020), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: 86 Peserta Lulus Test Seleksi CPNS Malinau Tahun Anggaran 2019, Formasi Tenaga Pendidik Terbanyak

Baca juga: Sebut Pengeroyokan TNI oleh Rombongan Moge Cuma Masalah Kecil, Jenderal Eks Pangkostrad Dikecam IPW

Baca juga: Sumbangan Dana Kampanye Pilkada Malinau, Paslon Wira Terbesar, JM dan Mandat Didominasi Dana Pribadi

Diketahui Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Adapun pernyataan Gus Nur diucapkan dalam video wawancara dengan Refly Harun. Video itu kemudian diunggah ke akun YouTube milik Refly.

Dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa empat orang saksi antara lain pelapor, ahli pidana, dan ahli bahasa.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dipastikan akan memanggil semua pihak yang terlibat.

"Yang mengunggah, yang mengedit, shooting, termasuk yang mewawancarai, semua akan kita panggil," ucap Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2020).

Gus Nur Ditangkap

Halaman
123

Berita Populer