Pilkada Kaltara

Bawaslu Temukan 11 Pelanggaran Masa Kampanye Pilgub Kaltara, Ada Dugaan Kasus Money Politik

Penulis: Risnawati
Editor: Cornel Dimas Satrio
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kantor Bawaslu Kota Tarakan yang terletak di Jalan Pulau Sumatera, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. (TribunKaltara.com / Risnawati)

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Sekira 11 laporan maupun temuan dugaan pelanggaran Pilgub Kaltara yang ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu Kota Tarakan ( Bawaslu Tarakan ).

"Cuma yang masih dalam proses ini, ada beberapa yang masih dalam proses," ujar Ketua Bawaslu Tarakan, Zulfauzi Hasli, Kamis (5/11/20)

Dia menyampaikan berbagai macam laporan dan temuan yang didapatkan Bawaslu Tarakan.

Baik pelanggaran kode etik, money politik, maupun pelanggaran iklan selama masa kampanye Pilgub Kaltara.

Dari 11 pelanggaran tadi, Zul mengatakan hanya ada satu laporan pelanggaran di kampanye Pilgub Kaltara. Sedang lainnya merupakan temuan Bawaslu Kota Tarakan.

"Laporan ini terkait dengan money politik, paling banyak temuannya langsung.

Terkait pengrusakan APK (alat peraga kampanye), hingga saat ini belum ada laporan ataupun temuan," kata Zul.

Baca juga: Bandingkan Sumbangan Dana Kampanye 3 Kandidat di Pilgub Kaltara, Udin Hianggio - Undunsyah Terbesar

Baca juga: Menghitung Hari Pilgub Kaltara, Zainal Arifin Paliwang Bentuk dan Kukuhkan Relawan Sahabat Zapyn

Baca juga: Debat Publik Pilgub Kaltara Live Streaming TVRI dan YouTube, Berikut Tema yang Diangkat Malam Ini

Terkait laporan dan temuan, kata dia, hal itu tergantung.

Prinsipnya, Bawaslu Tarakan hanya bisa menangani pelanggaran masa kampanye Pilgub Kaltara yang terjadi di wilayah Kota Tarakan.

"Tapi, bisa juga Bawaslu Provinsi mengambil alih laporan atau temuan pelanggaran kalau misalnya dianggap secara sumber daya kurang memadai di Tarakan," ungkapnya.

Halaman
12